TENTANG KAMU


Hai Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas Tentang Kamu sepertinya judul artikel kali ini sedikit agak aneh ya? sebenarnya Tentang Kamu adalah nama salah satu novel terbaik karya dariTere Liye. Novel ini diterbitkan pertama kali pada tahun 2016 silam dan telah mendapatkan rating 4.5/5 di Goodreads. Tentang Kamu menceritakan mengenai perjalanan hidup dan perjuangan seorang pengacara muda bernama Zaman yang bekerja di firma hukum Thompson & Co. Tentang Kamu, novel dengan tokoh utama bernama Zaman Zulkarnaen. Ia merupakan lulusan magister hukum di Oxford University. Zaman bekerja di sebuah firma hukum, tepatnya di Belgrave, London. Firma hukum tersebut bernama Thompson & Co., ia berada di bidang Elder Law yang menjadi legendaris karena prinsip yang kuat dipegang olehnya.

Saat pertama kali membaca novel ini, kalian akan mengira bahwa ini adalah novel romansa. Namun, bukan masalah cinta, novel Tentang Kamu lebih tepatnya digolongkan sebagai novel misteri ataupun seperti detektif. Akan tetapi, selayaknya berbagai karya tulis novel Tere Liye lainnya, novel ini erat dengan berbagai nilai, seperti makna sebuah perjuangan, persahabatan, dan kekeluargaan. Novel Tentang Kamu bisa dibilang salah satu novel Tere Liye yang paling diminati karena ceritanya yang sangat menarik dan sarat akan pesan moral. Novel Tentang Kamu sangat disarankan bagi pembaca yang menyukai cerita dengan latar belakang sejarah, masalah hukum, sebuah penyelidikan, dan tentunya penjelajahan. Pun pada pembaca yang menyukai akan kisah romansa sederhana dengan sedikit taburan manis di dalamnya. Bukanlah kisah romanja pada remaja yang apabila patah satu, tumbuh seribu.

Akan tetapi, sepertinya novel karya penulis best seller yang satu ini, tidak disarankan oleh anak-anak karena ada beberapa bagian pada cerita yang cenderung sadis dan mengerikan. Kemudian, novel ini memiliki ketebalan yang tipis akan melelahkan bila dibaca oleh kalangan anak-anak, yaitu sekitar 500 halaman. Bagi penggiat novel dengan genre yang sarat akan teka-teki ataupun misteri, novel Tere Liye yang satu ini bisa dijadikan referensi bacaan yang tepat. (RED_SNT)

Sumber : https://www.gramedia.com

Mengenal Bapak Sastrawan Dunia


Hai, Sobat Pio! Pembahasan kali ini adalah pembahasan yang sangat menarik. Mengapa tidak? karena kita akan membahas Bapak Sastrawan Dunia yaitu Geoffrey Chaucer. Geoffrey Chaucer (c. 1343-1400) adalah penulis Inggris paling terkenal pada Abad Pertengahan. Chaucer adalah penulis yang karyanya memiliki jangkauan terluas, menulis puisi mimpi, puisi naratif panjang tentang hubungan cinta yang terkutuk, komisi kerajaan, terjemahan, dan bahkan karya-karya awal penulisan sains (“Risalah tentang Astrolabe” miliknya, yang konon ditulis untuk putranya Lewis, mungkin merupakan karya sains populer pertama yang ditulis untuk anak-anak).

Semasa hidupnya ia mampu meraih banyak prestasi di berbagai bidang termasuk yang paling terkenal sebagai penulis dan penyair tetapi juga sebagai filsuf, astronom, diplomat dan pegawai negeri. Ia masih dianggap sebagai salah satu puisi Inggris terhebat dan merupakan orang pertama yang dimakamkan di Poets’ Corner diBiara Westminster. Selain hasrat dan keterampilannya terhadap puisi, Chaucer juga unggul dalam konteks politik dan pelayanan sipil. Pada dekade 1370-an ia memainkan peranan penting dalam politik dalam negeri. Pada tahun 1374 ia mulai bekerja sebagai pengontrol keuangan pajak bea cukai, peran yang dipegangnya selama dua belas tahun. Sementara itu, ketika karir politik Chaucer yang termasyhur terus tumbuh dan berkembang, pada tahun 1387 ia mulai menghasilkan karya yang membuatnya menjadi paling terkenal dan memasuki catatan sejarah atas kontribusinya pada sastra Inggris. ‘The Canterbury Tales’ adalah kompilasi dari dua puluh empat cerita yang ditulis dalam ayat-ayat Inggris Pertengahan, yang terdiri lebih dari 17.000 baris. Ceritanya tentang sekelompok peziarah saat mereka melakukan perjalanan dari London keCanterburyuntuk mengunjungi kuilSanto Thomas à Beckettdi Katedral Canterbury. Ada perdebatan bahwa kisah-kisah ini sebenarnya belum selesai seluruhnya pada saat kematiannya pada tahun 1400. ‘Canterbury Tales’ terkenal karena ditulis dalam bahasa Inggris Pertengahan tetapi memuat indikasi yang jelas tentang inspirasi dari sastra Italia dan gaya puisi Prancis yang diadopsi dan diadaptasi oleh Chaucer. Nah, jadi itu lah kisah menarik dari Bapak Sastrawan Dunia. (RED_SNT)

Sumber: https://www-historic–uk-com

Wayang Kebudayaan Asli Indonesia


Hai, Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas tentang wayang. Yuk, kita kupas tuntas tentang wayang. Wayang adalah kesenian budaya tradisional asli bangsa Indonesia yang akrab dengan masyarakat sejak dahulu hingga sekarang. Wayang berasal dan lahir di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur. Wayang biasa ditampilkan dalam seni pertunjukan dengan alur cerita yang menarik. Biasanya kisah wayang dimulai dari cerita kehidupan sejak lahirnya manusia hingga kembali kepada sang pencipta. Kesenian wayang pun telah ditetapkan sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi yang indah dan berharga oleh UNESCO.

Beberapa pendapat mengungkapkan bahwa wayang merupakan kesenian yang berasal dari China, ada yang mengatakan wayang berasal dari wiracarita Mahabharata dan Ramayana. Namun, tidak sedikit yang menyebutkan bahwa wayang merupakan produk asli Indonesia khususnya Jawa, hal ini dikaitkan dengan inisiasi dan penghormatan terhadap nenek moyang, serta diperkuat dengan istilah-istilah teknis dalam pertunjukan yang khas Jawa.

Selain juga terdapat perbedaan bentuk wayang yang pada mulanya tidak sama dengan bentuk wayang sekarang. Bagaimana bentuk pertunjukan dan wayang pada awal mulanya tidak dapat diketahui secara pasti. Informasi tertua mengenai pertunjukan wayang termuat di dalam sebuah prasasti dari Kerajaan Mataram Kuno dari abad ke-9. Selanjutnya berkembang di era kerajaan Kediri dan Kerajaan Majapahit pada abad ke-15.

Pasti diantara kalian hanya mengenal satu jenis wayang saja, yaitu wayang kulit. Padahal wayang memiliki beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis wayang:

1. Wayang Kulit, wayang ini merupakan salah satu jenis wayang di Indonesia yang dimainkan oleh seorang pemain di panggung dan terbuat dari kulit hewan atau tulang.

2. Wayang Golek, wayang yang terbuat dari kayu kemudian dibentuk menjadi boneka dan dimainkan di atas panggung.

3. Wayang Orang, wayang yang dijalankan atau dimainkan secara langsung oleh manusia.

4. Wayang Beber, wayang ini terbuat dari kertas yang berisikan lukisan kemudian digulung dan direntangkan (dibeber) saat pertunjukan.

5. Wayang Klitik, wayang atau pemain di panggung terbuat dari kayu pipih berbentuk boneka.

Nah Sobat Pio, wayang memiliki peran penting dalam mempromosikan nilai-nilai budaya, sejarah, dan moral. Pelestarian itulah menjadi kewajiban kita untuk selalu kita jaga sebagai anak Indonesia. (RED_SNT)

Sumber : https://www.detik.com

Sejarah dan Perkembangan Puisi


Hai, Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas sejarah puisi di Indonesia dan perkembangannya. Puisi pertama kali di temukan pada tahun 2000 SM dengan judul “Epic of Gilgamesh“. Puisi biasanya digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran penulis ke dalam kata-kata yang indah dan menggugah. Lalu, kapan pertama kali puisi berkembang di Indonesia? Puisi di Indonesia bisa dibilang lahir pada 1920 yang berjudul “Tanah Air” oleh M. Yamin. Puisi juga jadi salah satu karya literasi yang meninggalkan banyak Sejarah lho, baik itu di dunia maupun di Indonesia.

Kehadiran puisi pun dianggap penting sampai-sampai negara kita punya Hari Puisi Nasional yang diperingati setiap tanggal 28 April. Jadi, apa sih Hari Puisi Nasional itu? dan bagaimana awalnya sampai-sampai tanggal 28 April diperingati sebagai Hari Puisi Nasional? Dari sekian banyak karya sastra yang ada, puisi rasanya masih menjadi salah satu karya sastra yang punya tempat istimewa di kehidupan banyak orang.

Puisi pertama kali muncul sekitar 5000 tahun yang lalu. Puisi 5000 tahun yang lalu ini ditemukan di Mesopotamia dengan bentuk tulisan paku. Tulisan paku adalah tulisan yang dipaku di atas tablet (biasanya terbuat dari tanah liat). Puisi yang ditemukan di tablet ini biasanya menjelaskan tentang bagaimana raja-raja kuno pada masa itu memerintah rakyatnya. Nah, puisi ini juga diyakini berasal dari ritual kuno dan digunakan sebagai nyanyian dengan tujuan untuk mendongeng pada saat melakukan upacara seperti upacara keagamaan, pernikahan, hingga pemakaman. Memasuki periode abad pertengahan, tepatnya pada masa perang, mulai muncul bentuk-bentuk puisi baru. Pada era ini juga muncul para penyanyi atau penyair keliling yang menyanyikan puisi tentang keindahan serta kekuasaan tuhan. Jadi, mereka membacakan puisi sambil bernyanyi dengan maksud menyebarkan pesan ketika melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Sejak saat itu, puisi berkembang. Tidak hanya untuk hiburan saja, namun puisi juga menjadi salah satu hal yang penting di bidang pendidikan. Semoga puisi terus dilestarikan di Indonesia dan akan selalu ada hingga anak cucu kita nanti. (RED_SNT)

Sumber: https://www.zenius.net

Air Mata di Ujung Sajadah


Hai, Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas tentang, film yang berjudul “Air Mata di Ujung Sajadah” Film ini sudah tayang 7 September 2023 lalu. Film yang mengusung tema drama keluarga ini, mengisahkan tentang seorang ibu yang menginginkan anaknya kembali setelah dirawat oleh orang tua angkat. Sejak pertama kali ditayangkan di layar lebar, Air Mata di Ujung Sajadah sukses bersaing dengan film Tanah Air lainnya yang juga hadir di bioskop. Baru beberapa minggu setelah penayangannya, film ini banyak jadi pembicaraan karena berhasil menguras air mata penonton. Film Air Mata di Ujung Sajadah dibintangi oleh sederet artis ternama, lho. Mereka sukses membawakan kisah menyentuh tentang drama keluarga. Berikut ini detail pemeran film Air Mata di Ujung Sajadah:

1. Titi Kamal sebagai Aqilla

2. Fedi Nuril sebagai Arif

3. Citra Kirana sebagai Yumna

4. Jenny Rachman sebagai Eyang Murni

5. Faqih Alaydrus sebagai Baskara

6. Krisjiana Baharudin sebagai Arfan

7. Tutie Kirana sebagai Halimah

8. Mbok Tun sebagai Mbok Tun

Pasti diantara kalian sangat familiar dengan para pemain peran tersebut bukan? Tak hanya menggandeng artis papan atas, film Air Mata di Ujung Sajadah juga menuai pujian karena terlahir dari penulis andal.

Kisah dibuka dengan menampilkan kehidupan Aqilla (Titi Kamal) bersama suaminya, Arfan (Krisjiana Baharudin). Setelah dikaruniai anak, Aqilla dibohongi oleh ibunya sendiri, Halimah (Tutie Kirana). Bayinya disebut sudah meninggal, Bunda. Padahal, Halimah menyerahkannya untuk diasuh oleh pasangan lain. Pasangan itu adalah Arif (Fedi Nuril) dan Yumna (Citra Kirana) yang telah lama menantikan kehadiran momongan. Tujuh tahun kemudian, Aqilla mengetahui bahwa anaknya masih hidup dan kini bernama Baskara (Faqih Alaydrus). Konflik batin pun terjadi ketika ia tak tega merenggut kebahagiaan Arif dan Yumna, namun ingin kembali bersatu dengan sang anak. Nah, kira-kira begitu sinopsis dari film Air Mata di Ujung Sajadah. Jadi makin penasarankan dengan ending filmnya, langsung saja tonton di bioskop kesayangan kalian ya! (RED_SNT)

Sumber: http://www.detik.com

Film dalam Sastra


Hai, Sobat Pio! Pasti hampir semua orang pernah menonton film. Film memiliki ciri khas unik yang mampu membuat seseorang seolah-olah berada di dalam situasi tersebut. Berikut ini adalah pengertian film menurut para ahli. Menurut Effendy film adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. Jadi, mengapa film masuk dari bagian karya sastra? Menurut Klarer film termasuk ke dalam jenis karya sastra karena segala macam mode presentasi film sesuai Page 2-10 dengan fitur-fitur teks sastra dan dapat pula dijelaskan dalam kerangka tekstual.

Film merupakan salah satu jenis karya sastra yang berupa media audiovisual. Film juga termasuk karya sastra yang sangat digemari oleh kalangan masyarakat dewasa. Selain memunculkan cerita-cerita yang sangat menarik, film juga dapat menyajikan sebuah tayangan yang dapat menghibur peminatnya. Film dan sastra adalah dua karya seni yang berbeda tetapi sama-sama luar biasa. Sastra adalah bentuk ekspresi yang popular selama abad ke-18 dan 19, sementara film baru mulai popular pada abad ke-20. Meskipun kedua seni ini memiliki hubungan dan perbedaan tertentu, namun keduanya memiliki tujuan yang sama yakni untuk mensugesti pembaca atau penonton agar seolah-olah memasuki dunia yang berbeda sesuai dengan film yang ditampilkan.

Dahulu kala, buah pikir seseorang hanya dapat dicurahkan lewat bahasa lisan secara langsung maupun tulis. Dengan perkembangan teknologi sekarang ini. Seseorang dapat menyampaikan buah pikir, ide, gagasan, maupun sebuah karya melalui media visual. Dengan media film, sebuah karya sastra dapat dinikmati secara lebih hidup.

Sudah banyak film-film yang dihasilkan dari sebuah karya sastra. Misalnya saja Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Ayat-Ayat Cinta, dan sebagainya. Semua judul film di atas dibuat berdasarkan novel. Dalam kajian sastra populer, film adalah karya sastra. Meski sarana penyampaian imaginasinya adalah visual gambar, film memiliki alur, cerita, tokoh, dan ciri lain. Dari bacaan di atas terbukti film sangat digemari oleh masyarakat luas. Semoga film tetap menyuguhkan sajian yang positif bagi penontonnya dan menghasilkan timbal balik yang positif bagi penontonnya. (RED_SNT)

Sumber : https//zakymubarok.blogspot.com

Laskar Pelangi


Hai, Sobat Pio! Siapa nih yang sudah tau cerita legendaris Laskar Pelangi? Atau mungkin ada yang belum tau cerita Laskar Pelangi? Jadi, cerita Laskar Pelangi ini merupakan kisah yang terinspirasi dari kisah nyata kehidupan sang penulis saat dirinya bertempat di Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Laskar Pelangi pernah menjadi sangat populer pada masanya.

Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Buku ini tercatat sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah lho Sobat Pio, dan sudah diriliskan menjadi film.

Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan.

Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik. Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel kalau tidak mencapai  baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan sang kepala sekolah hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.

Jika Sobat Pio sudah pernah membaca cerita ini rasanya haru, sedih, senang itu campur aduk jadi satu. Cerita Laskar Pelangi mengajarkan kita sesulit apapun yang kita hadapi pasti selalu ada jalan untuk melewatinya, bersyukur adalah kuncinya.

Memberikan inspirasi pada kita semua dalam bidang pendidikan, terutama kelas bawah dan keadaan sesulit apapun bukanlah penghalang untuk meraih mimpimu. Sekian artikel hari ini semoga bisa bermanfaat buat Sobat Pio dan sampai bertemu di edisi selanjutnya. (RED_ANY)

Sumber : www.gramedia.com

Motivasi Menarik di Balik Suksesnya Series A+


Hai, Sobat Pio! Untuk kalian yang suka baca wattpad atau buat kalian yang suka nonton series pastinya tidak asing lagi dengan series yang satu ini.

Dunia hiburan Indonesia kini sedang diramaikan dengan serial tanah air terbaru berjudul A+. Serial yang disutradarai oleh Fajar Bustomi ini secara garis besar menceritakan tentang sekolah elite Bina Indonesia. Sekolah itu adalah tempatnya anak-anak paling cerdas. Namun, ada sebuah sistem pendidikan yang rusak dan manipulatif di baliknya. Saat menginjak bangku kelas 12, biaya SPP akan ditentukan sesuai peringkat siswa.

Di balik cerita tersebut, serial yang diangkat dari novel karya Ananda Putri ini juga memiliki banyak pesan moral yang bisa dipetik oleh para penontonnya. Pesan moral tersebut kebanyakan membahas tentang hubungan anak dan orangtua. Berikut beberapa pesan moral yang ada di serial A+ :

  1. Berikan motivasi pada anak, bukan menekannya. Sobat Pio, pastinya setiap orangtua memiliki sebuah mimpi yang terbaik untuk anak tercinta.  Disamping itu orangtua juga pasti ingin hal tersebut dapat diwujudkan oleh anak tercinta.Tetapi perlu dipikirkan bahwa, tidak semua anak mampu mewujudkan mimpi yang diinginkan orangtua. Oleh karena itu, memberikan tekanan bukanlah hal yang tepat karena menekan anak bisa membuatnya stres dan malah semakin tertekan. Sebaliknya, orangtua perlu memberikan motivasi kepada anak agar mereka dapat semakin terdorong untuk mewujudkan impian tersebut.
  1. Hindari pilih kasih terhadap anak. Semua orangtua tentu sangat menyayangi anak yang dicintainya. Tetapi, sikap yang diperlihatkan orangtua kepada anak-anak bisa terkesan pilih kasih. Walau ini terjadi tanpa disadari orangtua, anak-anak tentunya bisa merasakan hal ini. Hal ini ditampilkan dalam serial yang satu ini. Dampaknya pun tak ketinggalan ditampilkan dalam cerita yang ada di serial  A+ . Dari cerita tersebut, anak yang mendapat perlakuan berbeda dari orangtuanya memiliki rasa cemburu terhadap saudara kandungnya dan memiliki perasaan kesepian karena tak diberikan kasih sayang yang cukup oleh orangtuanya. Pembelajaran dari serial ini, sangat penting bagi kita sebagai orangtua agar adil dalam menyayangi anak tercinta.
  1. Hindari memberi kekerasan terhadap anak. Sangat penting bagi orangtua untuk tidak memberikan kekerasan terhadap anak. Terkadang, beberapa orangtua memilih untuk memberikan sedikit pukulan atau cubitan pada anak sebagai bentuk hukuman. Nyatanya, hal itu adalah salah. Dampak dari anak yang menerima kekerasan dari orangtua sangat terlihat dalam serial ini. Anak yang mendapatkan kekerasan menjadi merasa takut dan bahkan menangis. Tidak hanya fisik yang terluka, perasaan yang dimiliki anak juga ikut terluka.
  1. Anak lebih penting dari urusan apa pun. Perlu diingat, anak lebih penting dari urusan apa pun. Oleh karena itu, kita tentunya harus berusaha sebisa mungkin untuk meluangkan waktu bagi anak. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena tidak dapat menemani anak tercinta.
  1. Hindari menjebak orang lain demi keuntungan sendiri. Di balik aktivitas yang dijalani setiap orang, persaingan bisa saja muncul sewaktu-waktu. Dalam persaingan tersebut, setiap orang pasti ingin dirinya lebih unggul atau lebih baik dibandingkan orang lain yang merupakan saingannya. Hal tersebut sebenarnya tidak masalah. Namun, hal itu justru akan menjadi sebuah masalah serius apabila seseorang memilih untuk menjebak orang lain demi keuntungannya sendiri. Perlu diingat, akan ada masalah besar jika sampai hal tersebut terjadi.

Demikian pesan-pesan yang bisa kita ambil dari series A+ semoga pesan tersebut bisa menjadi motivasi kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sekian artikel hari ini, semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa diedisi berikutnya. (RED_DRY)

Sumber : http://www.popmama.com

Pengertian dan Contoh Gurindam


Hai, Sobat Pio! Apakah kalian apa itu gurindam? Gurindam adalah jenis puisi lama yang terdiri dari dua bait, tiap bait terdiri dari dua baris kalimat dengan rima yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Sedangkan menurut Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI), gurindam adalah sebuah bentuk karya sastra yang berupa sajak, satu baitnya ada dua baris. Isinya berupa nasihat atau petuah.

         Tahukah Sobat Pio, Baris pada gurindam saling berhubungan atau biasa disebut sebagai syarat dan akibat. Syarat merupakan baris pertama dan akibat sebagai baris kedua. Baris pertama membahas tentang persoalan, masalah atau perjanjian, sedangkan baris kedua memberitahukan jawaban atau penyelesaian dari bahasan pada baris pertama. Sebagai informasi, awal mula gurindam dibawah oleh orang Hindu atau pengaruh sastra Hindu. Gurindam berasal dari bahasa Tamil (India) yaitu “kirindam“, yang berarti mula-mula amsal, perumpamaan.

Berikut adalah contoh gurindam beserta makna nya:

1. Barang siapa mau bertanya
Maka tanyalah pada ahlinya
Maknanya: Tidak semua pertanyaan bisa dilontarkan ke sembarang orang sebab setiap orang memiliki pengetahuan yang berbeda.
2. Barang siapa hendak mencari ilmu
Maka carilah ke para guru
Maknanya:  Guru adalah orang yang memiliki ilmu, maka hendaklah kita mencari ilmu ke para guru.
3. Jika belajar dengan sungguh-sungguh
Keberhasilan akan kau rengkuh
Maknanya: Rajin belajar adalah cara mendapatkan keberhasilan.
4. Jika berilmu janganlah angkuh
Nanti dirimu akan terjatuh
Maknanya:Jangan sombong karena memiliki ilmu. Tirulah ilmu padi yang semakin merunduk jika berisi.
5. Jikalau engkau mempelajari kitab
Maka wajib taati adab
Maknanya: Mempelajari kitab itu ada aturan dan etikanya.
6. Ketika engkau tengah belajar
Haruslah tekun dan juga sabar
Maknanya: Tidak boleh bosan untuk belajar. Harus tetap tekun dan juga sabar.
7. Barang siapa tidak berilmu
Bagaikan kursi tidak bersandar
Maknanya: Orang yang tidak punya ilmu sulit untuk menjalani hidup dan sumber penghidupan.
8. Belajar untuk meraih faedah
Bukan sekedar meraih ijazah
Maknanya: Sekolah itu bukan semata mata untuk mencari ijazah saja, tapi juga mencari faedahnya.
9. Mencari ilmu wajib hukumnya
Baik si kanak atau si tua
Maknanya: Setiap orang wajib mencari ilmu tanpa mengenal usia.
10. Ilmu jangan hanya dihafalkan
Namun juga harus diamalkan
Maknanya: Jangan cuma teori biasa, tapi juga harus bisa prakteknya.

Itu dia Sobat Pio, pengertian dan contoh gurindam. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat dipahami ya. Sekian dan sampai jumpa pada artikel berikutnya.(RED_PLP)

Sumber : https://www.sastrawacana.id

Kata-Kata Bijak William Shakespeare


    Hai, Sobat Pio! William Shakespeare adalah budayawan dan sastrawan besar asal Inggris. Shakespeare yang telah menghasilkan banyak sekali karya sastra itu memang dikenal sangat puitis, dan banyak menghasilkan kutipan-kutipan penuh makna.

     Mahakarya Shakespeare yang memukau dunia adalah kisah asmara Romeo dan Juliet. Tentu tidak asing lagi mendengar kisah antara Romeo dengan Juliet. Kisah ini bahkan mengalami beberapa adaptasi di negara yang berbeda.

      Shakespeare telah melahirkan 37 naskah drama. Banyaknya karya teatrikal dari karyanya menjadikannya seorang penulis dengan karya yang paling banyak dimainkan hingga saat ini.

      Sehingga, Shakespeare mendapat julukan Bard of Avonyang berarti penyair dari sungai Avon. Selain roman Romeo dan Juliet, dirinya diketahui juga menulis karya bertema komedi, seperti Merchant of Venice, The As You Like It, dan Twelfth Night.

       Ketenaran seorang Shakespeare membuat karya-karyanya masih digandrungi sampai sekarang. Ada banyak kutipan darinya yang memiliki makna yang sangat dalam. William Shakespeare berhenti menulis pada tahun 1611 dan meninggal dunia tahun tahun 1616.

      Berikut inilah kata kata bijak dari William Shakespeareyang terkenal dan ikonik itu.

Cinta itu mempunyai kesanggupan yang hebat. Dia bisa membuat binatang menjadi manusia, dan manusia menjadi binatang.”

-“ Mencari cinta adalah baik, tapi memberi cinta lebih baik.”

Itulah sedikit biografi dan kata-kata bijak dari WilliamShakespeare semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Sobat Pio. (RED_RHN)

Sumber: https://www.bola.net