PANJI ASMARABANGUN


   Hai, Sobat Pio! Panji adalah sebuah cerita yang sudah ada sejak zaman dahulu. Menurut pengurus museum Airlangga Kediri, cerita Panji berasal dari Kediri sejak abad 10 sampai 11 masehi. Cerita Panji sendiri sangat khas dengan 2 tokoh, yakni sang putra mahkota Raden Panji Inu Kertapati dan sang putri mahkota Dewi Sekartaji. Cerita Panji sendiri diduga dari Kediri dikarenakan bentang alam yang cocok seperti pada cerita Ande Ande Lumut. Ukiran Ande Ande Lumut juga terdapa pada Sanggar Budaya Nusantara di area goa Selomangleng.

   Ande Ande Lumut yang bernama asli Panji Asmarabangun adalah putra mahkota yang enggan menduduki tahta raja sehingga membuat raja murka. Asmarabangunpun memulai pengembaaraannya, mendaki gunung, melewati lembah, menyusuri sungai, mengikuti angin membawanya. Hingga pada suau desa, Asmara bangun bertemu seorang janda tua. Asmarabangun pun menyamarkan identitasnya menjadi Ande Ande Lumut. Ande Ande Lumut pun berniat untuk membantu kehidupan janda tersebut dengan cara membatu mencari kayu dan rutinitas lainnya guna menafkahi kehidupan janda tersebut. Ande Ande Lumut juga memiliki 2 Punokawan yang berbadan kecil tetapi memiliki beberapa kelebihan yang setia menemani perjalanannya.

   Di sisi lain, Dewi Sekartaji selaku putri mahkota mencari Asmarabangun. Gunung didakinya, Lembah dilewatinya, Hutan ditelusuriya, Hingga mengikuti kemana angin bertiup demi menemukan sang Panji Asmarabangun. Sebelum perjalanan ersebut, Dewi Sekartaji dibekali sebuah pusaka oleh ibunya. Hingga pada suatu perkampungan, Dewi Sekartaji bertemu dengan Wanita tua dengan ketiga anaknya. Mbok Rondo, adalah nama dari wanita tua tersebut. Ketiga anakya bernama Klenting Abang, Klenting Ijo, dan Klentig Biru. Dewi Sekartaji pun bergabung dengan mereka dan mendapatkan julukan Klenting Kuning.

   Tidak lama setelah itu, Ande Ande Lumut membuat sayembara mencari istri. Berita itupun terdengar oleh Mbok Rondo dan ketiga Klenting. Klenting Kuning yang sedang mencuci juga baru mendengar berita tersebut tetapi dia masih mengingat Panji Asmarabangun. 3 Klentingpun antusias mengikuti sayembara tersebut. Hingga bertemu sungai. Sungai tersebut arusnya deras, gelap nan dalam. Tidak lama muncul riak air yang meluas dengan perlahan hingga muncul mahluk besar. Yuyu Kangkang, berdiri dengan gagah, menawarkan tumpangan dengan syarat mencium pipi kepiting besar itu. Ketiga Klenting itu segera diseberangkan dan bergegas menemui Ande Ande Lumut.

   Beberapa saat setelah  itu, Klenting Kuning sampai di sungai tersebut dan ditawari hal yang sama. Dikareakan harga dirinya, Klenting Kuning menolak tawaran tersebut dan mengancamnya dengan mengacungkan pusaka hingga mengeringkn sungai Brantas. Yuyu Kangkang pun takut dan mengantarnya tanpa imbalan sepeserpun.

   Setibanya disana, Ketiga Klenting tampil menawan, sedangkan Klenting Kuning tampil apa adanya dan sedikit lusuh. Walaupun begitu, Ande Ande Lumut menolak ketiga Klenting dan lebih memilih Klnting Kuning.

   Cerita ini memiliki banyak versi. Tetapi, menurut pengurus museum Airlangga menceritakan versi diatas saat kunjungan. (RED_RAY)

Sumber : https://id.wikipedia.org/

Romeo and Juliet


Hai, Sobat Pio! Tahukah kalian membaca novel mampu meredakan stress karena dengan membaca novel, pembaca akan memperoleh suatu hiburan atau kesenangan. Ketika novel yang kita baca tersebut memiliki alur yang mampu membuat kita penasaran di setiap halaman berikutnya, tentu perasaan kita akan merasa senang dan diri kita pun merasa terhibur. Salah satu novel legend yang saat ini masih menjadi kegemaran para pembaca yaitu novel Romeo and Juliet.

Novel Romeo and Juliet merupakan karya yang ditulis oleh Wiliam Shakespeare. Romeo and Juliet merupakan salah satu karya Shakespeare yang paling terkenal, dan juga merupakan salah satu karyanya yang paling sering dipentaskan. Romeo and Juliet awalnya merupakan roman tragis pada zaman kuno. Cerita Romeo dan Juliet dibuat berdasarkan cerita di Italia, yang diubah menjadi sajak dalam The Tragical History of Romeus and Juliet oleh Arthur Brooke pada tahun 1562, dan diceritakan kembali dalam bentuk prosa pada Palace of Pleasure karya William Painter pada tahun 1582. Shakespeare meminjam ide dari keduanya yang lebih mengembangkan karakter pendukung, terutama Mercutio dan Paris untuk memperluas jalan cerita. Ditulis antara tahun 1591 hingga 1595, Romeo dan Juliet pertama kali dipentaskan tahun 1597.

Novel ini menceritakan kisah cinta tragis yang dimana dua karakter utama Romeo dan Juliet seharusnya menjadi musuh bebuyutan tetapi malah saling jatuh cinta. Kisah bermula pada saat keluarga Montague dan Capulets kembali terlibat pertengkaran di kota Verona. Pangeran Verona dan penduduk kota tidak dapat mengatasi pertempuran yang terus-menerus sehingga Pangeran Verona menyatakan bahwa orang berikutnya yang merusak perdamaian akan dibunuh. Romeo dan teman-temannya menyusup menyamar ikut mengadakan pesta Capulet, dan saat itulah Romeo bertemu dengan Juliet. Dia langsung jatuh cinta padanya dan memutuskan bahwa mereka ingin segera menikah. Mereka terkejut saat mengetahui bahwa mereka adalah musuh bebuyutan karena keluarga mereka yang bertikai. Seorang biarawan diam-diam menikahi mereka, berharap dapat mengakhiri perseteruan tersebut. Romeo pergi merayakan pernikahannya dengan teman-temannya, Mercutio dan Benvolio. Namun, saat itu sepupu Juliet yang bernama Tybalt menantang Romeo untuk bertarung. Ketika Romeo menolak untuk bertarung, Mercutio dan Benvolio menerima tantangan tersebut dan terbunuh. Romeo membalas kematian temannya dengan membunuh Tybalt. Tidak lama setelah itu, Romeo diusir karena dia sudah membunuh Tybalt. Baik Romeo dan Juliet patah hati karena mereka berpisah. Ayah Juliet yang bernama Capulet memutuskan Juliet harus menikah dengan Paris. Juliet menolak dan pergi ke Friar Laurence di mana mereka membuat rencana agar Romeo dan Juliet bisa bersama. Juliet memalsukan kematiannya dengan meminum ramuan yang diberikan oleh biarawannya yang membuatnya tampak mati, dan ia terbaring di kuburan menunggu Romeo datang sehingga mereka bisa melarikan diri bersama. Biarawan itu akan mengirim kabar kepada Romeo untuk berada di makam keluarganya. Tetapi Romeo tidak menerima pesan tentang rencana tersebut, sehingga mengira Juliet sebenarnya telah mati. Demi tetap selalu bersama, Romeo meminum racun agar dia bisa bersama Juliet dalam kematian. Juliet lalu terbangun, dan melihat Romeo tewas, sehingga ia bunuh diri dengan pisau. Kematian mereka tampaknya mengakhiri perseteruan kedua keluarga tersebut. (RED_KYS)

Sumber: https://www.wikipedia.com

Apresiasi Puisi


ㅤHai, Sobat Pio! Puisi telah menjadi salah satu bentuk seni yang memikat hati dan mengembangkan imajinasi manusia sejak zaman dulu. Dalam bait-bait indahnya, puisi mampu menyampaikan pesan dengan tersirat, meleburkan emosi, dan memperdalam makna yang terkandung dari kata-kata dalam puisi. Namun, untuk sepenuhnya menikmati keindahan puisi, kita perlu melibatkan diri dalam proses apresiasi puisi.

ㅤApresiasi puisi adalah suatu upaya untuk memahami dan menikmati puisi dengan lebih dalam. Apresiasi puisi ini melibatkan penelusuran makna di balik kata-kata, pengenalan gaya bahasa dalam penulisan, dan penghayatan perasaan yang ingin disampaikan oleh penyair. Dengan apresiasi puisi, kita dapat merasakan pesona dan kekuatan puisi secara menyeluruh.

ㅤApakah kalian tahu, salah satu aspek penting dalam apresiasi puisi adalah memahami struktur dan gaya penulisan. Puisi memiliki keunikan dalam penggunaan ritme, rima, dan pemilihan kata-kata yang berbeda dengan prosa. Dalam puisi, setiap kata dipilih dengan hati-hati untuk menciptakan pengaruh dan kesan yang kuat. Memperhatikan pola dan ritme puisi membantu kita untuk lebih memahami intensitas dan irama yang ingin disampaikan oleh penyair.

ㅤSelain itu, apresiasi puisi juga melibatkan interpretasi makna. Puisi sering kali mengandung metafora, simbol, atau bahasa figuratif lainnya yang dapat menghadirkan makna yang mendalam. Mencari tahu latar belakang penyair dan konteks sosial saat puisi itu ditulis, juga dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang pesan yang ingin disampaikan. Apresiasi puisi mendorong kita untuk melihat di balik kata-kata, menangkap esensi yang terkandung di dalamnya, dan merasakan pengalaman puitis yang unik.

ㅤApresiasi puisi juga melibatkan respons emosional. Ketika kita membaca puisi, kita dapat merasakan gelombang perasaan yang ingin disampaikan oleh penyair. Beberapa puisi mungkin menghadirkan kebahagiaan dan keindahan, sementara yang lainnya bisa menghadirkan kesedihan atau keputusasaan. Memungkinkan diri kita untuk terbawa oleh emosi yang ditransmisikan oleh puisi adalah bagian penting dari apresiasi puisi. Puisi memiliki kekuatan untuk menggugah dan menyentuh jiwa, dan apresiasi puisi memungkinkan kita untuk menjalin hubungan yang mendalam dengan puisi tersebut.

ㅤApresiasi puisi tidak terbatas pada individu. Kita dapat memperluas pemahaman kita dengan berbagi dan berdiskusi tentang puisi dengan orang lain. Kelompok diskusi puisi, kelas sastra, atau komunitas sastra merupakan tempat yang ideal untuk berbagi pemikiran dan perspektif tentang puisi.

ㅤDalam dunia yang semakin terhubung secara digital, apresiasi puisi juga dapat diungkapkan melalui media sosial dan platform online. Berbagi puisi favorit, menulis ulasan puisi, atau mengikuti akun puisi di media sosial adalah cara yang efektif untuk terlibat dalam komunitas puisi yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak orang. Mari kita memahami pesan dan kekuatan puisi. Melalui apresiasi puisi, kita dapat menemukan kebahagiaan, inspirasi, dan pemahaman yang lebih dalam tentang diri dan dunia di sekitar kita.(RED_DEW)

Sumber: https://www.kompasiana.com

LASKAR PELANGI


Hai, Sobat Pio! Kalian tau gak sih apa itu Laskar Pelangi? Laskar Pelangi adalah novel yang pertama kali diterbitkan oleh penulis kenamaan, Andrea Hirata. Tepatnya, novel ini berhasil dirilis pada tahun 2015 oleh Penerbit Bentang Pustaka. Dalam peradabannya, Andrea Hirata pun mengeluarkan tiga novel sekuel lanjutan dari Laskar Pelangi, di antaranya Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov.

Laskar Pelangi merupakan novel yang terinspirasi dari kisah nyata kehidupan Andrea Hirata selaku penulis yang mana saat itu dirinya bertempat tinggal di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Berkenaan dengan hal tersebut, mudah bagi si penulis merepresentasikan berbagai unsur sosial dan budaya masyarakat Belitung ke dalam bentuk cerita di novel Laskar Pelangi ini secara apik. Hal itulah yang menjadi daya pikat masyarakat untuk membeli dan membaca novel karya Andrea Hirata ini sebab di dalamnya memuat pula kisah inspiratif yang dapat dijadikan motivasi serta renungan bagi pembacanya.

Tidak tanggung-tanggung, novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata ini telah mengantongi banyak pencapaian dan itu menjadi sebuah bentuk prestasi bagi sastra. Hal itu terbukti bahwa novel ini telah masuk ke dalam deretan International Best Seller, dialihbahasakan ke dalam 40 bahasa asing, terbit dalam 22 bahasa, dan sukses beredar di lebih dari 130 negara.

Tidak hanya itu, Laskar Pelangi berhasil dialihwahanakan ke dalam bentuk layar lebar, drama musikal, serial televisi, lagu, dan koreografi oleh Citydance Company di Washington, D.C., serta ditayangkan di Smithsonian dan Berlinale (The Berlin International Film Festival).

Dalam novel ini Andrea akan membuat kita terbahak-bahak mengikuti kisah orang-orang Melayu di pedalaman Belitong yang lugu, tersedu-sedu oleh kisah cinta yang masygul, atau geleng-geleng kepala oleh intrik-intrik mereka yang luar biasa. Kita akan menemukan manusia-manusia yang tak sempurna, tapi sekaligus menemukan kebijaksanaan dalam diri mereka.

Novel Laskar Pelangi menceritakan kehidupan 10 anak yang tidak mampu, tetapi memiliki semangat juang untuk melanjutkan pendidikannya di kampung Gantung, Kepulauan Bangka Belitung. Sebagian besar dari kesepuluh anak yang menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah Gantung merupakan anak dari para penambang timah di pulau dengan perolehan kekayaan alam timah yang terbesar di dunia.

Meski demikian, hal tersebut berbanding terbalik dengan taraf kesejahteraan masyarakat asli di suatu daerah. Realitas itu yang mesti diterima oleh seluruh kalangan, mulai dari anak-anak, para orang tuanya, bahkan masyarakat miskin di daerah setempat.

Di novel ini, kisah perjalanan para anggota Laskar Pelangi dalam menjalankan pendidikan di SD Muhammadiyah Gantung ditemani oleh berbagai ragam emosional, mulai dari rasa bahagia, dramatis, hingga mengharukan sekalipun. (RED_RSM)

Sumber : www.gramedia.com

SERIAL BUMI


Hai, Sobat Pio! Beberapa dari kalian pasti ada yang hobi membaca. Buku bacaan juga banyak sekali jenisnya. Ada buku fiksi dan non fiksi. Kali ini kita akan membahas buku fiksi yakni novel. Novel yakni buku yang dikarang oleh seorang sastrawan dan berasal dari imajinasi atau pengalaman sastrawan tersebut. Kali ini kita akan membahas novel Bumi karya Tere Liye.

Darwis atau seringkali dikenal dengan Tere Liye menerbitkan novel Bumi melalui Gramedia pada 16 Januari tahun 2014. Genre novel Bumi sendiri yakni Bildungsroman, Fiksi Petualangan, dan Fantasi. Tebal novel serial Bumi adalah sebanyak 440 halaman. Novel Bumi juga terus berlanjut ke serial Bulan, Matahari, Bintang, dan masih banyak lagi hingga yang terbaru adalah Ily yang terbit pada bulan April 2024.

Serial Bumi sendiri menceritakan tentang seorang anak berusia 15 tahun yang bernama Raib memiliki kekuatan aneh pada usia 22 bulan. Kekuatan aneh tersebut yakni jika Raib menutup wajahnya menggunakan telapak tangan maka seluruh tubuhnya akan menjadi transparan. Hingga pada usia 15 tahun, Raib dihampiri oleh sosok tinggi kurus bernama Tamus. Pertemuan itu membuat Raib penasaran hingga guru matematikanya yang bernama Mis Selena memberi tahu bahwa Raib adalah keturunan klan Bulan.

Petualangan Raib dimulai saat temannya yang bernama Ali mengetahui rahasia kekuatannya dan saat Raib mengetahui Seli bisa mengeluarkan petir dari tangannya. Mereka bertiga pergi ke klan Bulan dengan buku aneh milik Raib yang diberikan oleh Mis Selena. Buku aneh milik Raib bisa membuka gerbang ke klan lain. Perjalanan pertama Raib ialah saat pergi ke klan bulan dikarenakan keterdesakan Raib yang sedang diincar oleh Tamus. Tamus mengamuk di aula sekolah Raib, tetapi Raib, Seli, dan Ali selamat karena Mis Selena menahan Tamus di aula sekolah. Raib mengotak atik buku aneh miliknya dan alhasil mereka bertiga tiba tiba muncul di rumah Ilo, salah satu penduduk klan Bulan. Beruntungnya, Raib adalah keturunan klan Bulan yang bisa berkomunikasi dengan Ilo dan Ilo merupakan desainer baju yang ramah.

Kekuatan Raib berkembang seiring dengan pengalaman berpetualangnya di klan klan lain. Keseruan petualangan mereka bisa kita baca di novel Bumi.(RED_RAY)

Sumber : https://id.m.wikipedia.org

Memudarnya Cerita Rakyat


Hai, Sobat Pio! Tahukah kalian Indonesia merupakan negara yang kaya budaya dan memiliki banyak cerita rakyat dari berbagai daerah. Di dalamnya, cerita rakyat memuat nilai-nilai moral dari kehidupan suatu kelompok masyarakat tertentu yang diturunkan secara turun-temurun. Dalam cerita rakyat biasanya mengisahkan tentang asal-usul terjadinya sesuatu atau tradisi yang dijalankan dan dipercayai oleh masyarakat setempat. Cerita rakyat memiliki banyak jenis, diantaraya legenda, mitos, fabel, hikayat, dongeng, sage dan lain lain. Jika dibedah, dalam cerita rakyat mengandung pesan-pesan yang tentunya setiap cerita memiliki pesan yang berbeda yang dapat disampaikan kepada generasi selanjutnya.

Pada zaman serba canggih seperti sekarang ini, anak-anak kurang begitu meminati dan mulai melupakan kegiatan membaca cerita rakyat karena dianggap tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman pada era globalisasi yang serba mutakhir dan modern. Bahkan dikalangan generasi GenZ saat ini telah kehilangan peminat pembaca cerita rakyat karena mereka menganggap cerita rakyat berhubungan dengan cerita kuno. Cerita rakyat seharusnya bagian yang tidak terpisahkan dalam kebudayaan kita dalam sebuah usaha pendidikan karakter. Keberadaan alat-alat hiburan seperti TV, HP, dan Playsation menyebabkan peran cerita rakyat menjadi lumpuh. Perkembangan teknologi tersebut membentuk mental ekstasi yang dapat membentuk kepribadian terbalik dalam diri anak-anak. Hasilnya bisa kita lihat generasi-generasi hasil didikan cerita rakyat dengan generasi-generasi akibat mengkonsumsi tayangan-tayangan televisi. Sangat jauh berbeda dan bahkan menurun secara kualitas moral. Maka dari itu, kegiatan membaca cerita rakyat sebetulnya bisa memikat dan mendatangkan banyak manfaat.

Pertama, cerita rakyat merupakan media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati, kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, dan kerja keras. Anak juga diharapkan dapat lebih mudah menyerap berbagai nilai tersebut, sebaliknya para tokoh cerita dalam cerita rakyat tersebut juga diharapkan menjadi contoh atau teladan yang baik bagi anak.

Kedua, cerita rakyat dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca anak. Setelah tertarik pada berbagai cerita rakyat yang dibaca, anak diharapkan mulai menumbuhkan ketertarikannya pada buku.

Kita sebagai generasi GenZ tentunya harus ikut andil dalam melestarikan cerita rakyat, agar cerita rakyat tidak terlupakan dan tergerus zaman. Sebab, Indonesia sendiri kaya akan cerita rakyat yang latarnya bisa dari mitos atau legenda yang harus dilestarikan. (RED_KYS)

Sumber : https://m.antaranews.com

TENTANG KAMU


Hai Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas Tentang Kamu sepertinya judul artikel kali ini sedikit agak aneh ya? sebenarnya Tentang Kamu adalah nama salah satu novel terbaik karya dariTere Liye. Novel ini diterbitkan pertama kali pada tahun 2016 silam dan telah mendapatkan rating 4.5/5 di Goodreads. Tentang Kamu menceritakan mengenai perjalanan hidup dan perjuangan seorang pengacara muda bernama Zaman yang bekerja di firma hukum Thompson & Co. Tentang Kamu, novel dengan tokoh utama bernama Zaman Zulkarnaen. Ia merupakan lulusan magister hukum di Oxford University. Zaman bekerja di sebuah firma hukum, tepatnya di Belgrave, London. Firma hukum tersebut bernama Thompson & Co., ia berada di bidang Elder Law yang menjadi legendaris karena prinsip yang kuat dipegang olehnya.

Saat pertama kali membaca novel ini, kalian akan mengira bahwa ini adalah novel romansa. Namun, bukan masalah cinta, novel Tentang Kamu lebih tepatnya digolongkan sebagai novel misteri ataupun seperti detektif. Akan tetapi, selayaknya berbagai karya tulis novel Tere Liye lainnya, novel ini erat dengan berbagai nilai, seperti makna sebuah perjuangan, persahabatan, dan kekeluargaan. Novel Tentang Kamu bisa dibilang salah satu novel Tere Liye yang paling diminati karena ceritanya yang sangat menarik dan sarat akan pesan moral. Novel Tentang Kamu sangat disarankan bagi pembaca yang menyukai cerita dengan latar belakang sejarah, masalah hukum, sebuah penyelidikan, dan tentunya penjelajahan. Pun pada pembaca yang menyukai akan kisah romansa sederhana dengan sedikit taburan manis di dalamnya. Bukanlah kisah romanja pada remaja yang apabila patah satu, tumbuh seribu.

Akan tetapi, sepertinya novel karya penulis best seller yang satu ini, tidak disarankan oleh anak-anak karena ada beberapa bagian pada cerita yang cenderung sadis dan mengerikan. Kemudian, novel ini memiliki ketebalan yang tipis akan melelahkan bila dibaca oleh kalangan anak-anak, yaitu sekitar 500 halaman. Bagi penggiat novel dengan genre yang sarat akan teka-teki ataupun misteri, novel Tere Liye yang satu ini bisa dijadikan referensi bacaan yang tepat. (RED_SNT)

Sumber : https://www.gramedia.com

Mengenal Bapak Sastrawan Dunia


Hai, Sobat Pio! Pembahasan kali ini adalah pembahasan yang sangat menarik. Mengapa tidak? karena kita akan membahas Bapak Sastrawan Dunia yaitu Geoffrey Chaucer. Geoffrey Chaucer (c. 1343-1400) adalah penulis Inggris paling terkenal pada Abad Pertengahan. Chaucer adalah penulis yang karyanya memiliki jangkauan terluas, menulis puisi mimpi, puisi naratif panjang tentang hubungan cinta yang terkutuk, komisi kerajaan, terjemahan, dan bahkan karya-karya awal penulisan sains (“Risalah tentang Astrolabe” miliknya, yang konon ditulis untuk putranya Lewis, mungkin merupakan karya sains populer pertama yang ditulis untuk anak-anak).

Semasa hidupnya ia mampu meraih banyak prestasi di berbagai bidang termasuk yang paling terkenal sebagai penulis dan penyair tetapi juga sebagai filsuf, astronom, diplomat dan pegawai negeri. Ia masih dianggap sebagai salah satu puisi Inggris terhebat dan merupakan orang pertama yang dimakamkan di Poets’ Corner diBiara Westminster. Selain hasrat dan keterampilannya terhadap puisi, Chaucer juga unggul dalam konteks politik dan pelayanan sipil. Pada dekade 1370-an ia memainkan peranan penting dalam politik dalam negeri. Pada tahun 1374 ia mulai bekerja sebagai pengontrol keuangan pajak bea cukai, peran yang dipegangnya selama dua belas tahun. Sementara itu, ketika karir politik Chaucer yang termasyhur terus tumbuh dan berkembang, pada tahun 1387 ia mulai menghasilkan karya yang membuatnya menjadi paling terkenal dan memasuki catatan sejarah atas kontribusinya pada sastra Inggris. ‘The Canterbury Tales’ adalah kompilasi dari dua puluh empat cerita yang ditulis dalam ayat-ayat Inggris Pertengahan, yang terdiri lebih dari 17.000 baris. Ceritanya tentang sekelompok peziarah saat mereka melakukan perjalanan dari London keCanterburyuntuk mengunjungi kuilSanto Thomas à Beckettdi Katedral Canterbury. Ada perdebatan bahwa kisah-kisah ini sebenarnya belum selesai seluruhnya pada saat kematiannya pada tahun 1400. ‘Canterbury Tales’ terkenal karena ditulis dalam bahasa Inggris Pertengahan tetapi memuat indikasi yang jelas tentang inspirasi dari sastra Italia dan gaya puisi Prancis yang diadopsi dan diadaptasi oleh Chaucer. Nah, jadi itu lah kisah menarik dari Bapak Sastrawan Dunia. (RED_SNT)

Sumber: https://www-historic–uk-com

Wayang Kebudayaan Asli Indonesia


Hai, Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas tentang wayang. Yuk, kita kupas tuntas tentang wayang. Wayang adalah kesenian budaya tradisional asli bangsa Indonesia yang akrab dengan masyarakat sejak dahulu hingga sekarang. Wayang berasal dan lahir di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur. Wayang biasa ditampilkan dalam seni pertunjukan dengan alur cerita yang menarik. Biasanya kisah wayang dimulai dari cerita kehidupan sejak lahirnya manusia hingga kembali kepada sang pencipta. Kesenian wayang pun telah ditetapkan sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi yang indah dan berharga oleh UNESCO.

Beberapa pendapat mengungkapkan bahwa wayang merupakan kesenian yang berasal dari China, ada yang mengatakan wayang berasal dari wiracarita Mahabharata dan Ramayana. Namun, tidak sedikit yang menyebutkan bahwa wayang merupakan produk asli Indonesia khususnya Jawa, hal ini dikaitkan dengan inisiasi dan penghormatan terhadap nenek moyang, serta diperkuat dengan istilah-istilah teknis dalam pertunjukan yang khas Jawa.

Selain juga terdapat perbedaan bentuk wayang yang pada mulanya tidak sama dengan bentuk wayang sekarang. Bagaimana bentuk pertunjukan dan wayang pada awal mulanya tidak dapat diketahui secara pasti. Informasi tertua mengenai pertunjukan wayang termuat di dalam sebuah prasasti dari Kerajaan Mataram Kuno dari abad ke-9. Selanjutnya berkembang di era kerajaan Kediri dan Kerajaan Majapahit pada abad ke-15.

Pasti diantara kalian hanya mengenal satu jenis wayang saja, yaitu wayang kulit. Padahal wayang memiliki beberapa jenis. Berikut adalah jenis-jenis wayang:

1. Wayang Kulit, wayang ini merupakan salah satu jenis wayang di Indonesia yang dimainkan oleh seorang pemain di panggung dan terbuat dari kulit hewan atau tulang.

2. Wayang Golek, wayang yang terbuat dari kayu kemudian dibentuk menjadi boneka dan dimainkan di atas panggung.

3. Wayang Orang, wayang yang dijalankan atau dimainkan secara langsung oleh manusia.

4. Wayang Beber, wayang ini terbuat dari kertas yang berisikan lukisan kemudian digulung dan direntangkan (dibeber) saat pertunjukan.

5. Wayang Klitik, wayang atau pemain di panggung terbuat dari kayu pipih berbentuk boneka.

Nah Sobat Pio, wayang memiliki peran penting dalam mempromosikan nilai-nilai budaya, sejarah, dan moral. Pelestarian itulah menjadi kewajiban kita untuk selalu kita jaga sebagai anak Indonesia. (RED_SNT)

Sumber : https://www.detik.com

Sejarah dan Perkembangan Puisi


Hai, Sobat Pio! Kali ini kita akan membahas sejarah puisi di Indonesia dan perkembangannya. Puisi pertama kali di temukan pada tahun 2000 SM dengan judul “Epic of Gilgamesh“. Puisi biasanya digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran penulis ke dalam kata-kata yang indah dan menggugah. Lalu, kapan pertama kali puisi berkembang di Indonesia? Puisi di Indonesia bisa dibilang lahir pada 1920 yang berjudul “Tanah Air” oleh M. Yamin. Puisi juga jadi salah satu karya literasi yang meninggalkan banyak Sejarah lho, baik itu di dunia maupun di Indonesia.

Kehadiran puisi pun dianggap penting sampai-sampai negara kita punya Hari Puisi Nasional yang diperingati setiap tanggal 28 April. Jadi, apa sih Hari Puisi Nasional itu? dan bagaimana awalnya sampai-sampai tanggal 28 April diperingati sebagai Hari Puisi Nasional? Dari sekian banyak karya sastra yang ada, puisi rasanya masih menjadi salah satu karya sastra yang punya tempat istimewa di kehidupan banyak orang.

Puisi pertama kali muncul sekitar 5000 tahun yang lalu. Puisi 5000 tahun yang lalu ini ditemukan di Mesopotamia dengan bentuk tulisan paku. Tulisan paku adalah tulisan yang dipaku di atas tablet (biasanya terbuat dari tanah liat). Puisi yang ditemukan di tablet ini biasanya menjelaskan tentang bagaimana raja-raja kuno pada masa itu memerintah rakyatnya. Nah, puisi ini juga diyakini berasal dari ritual kuno dan digunakan sebagai nyanyian dengan tujuan untuk mendongeng pada saat melakukan upacara seperti upacara keagamaan, pernikahan, hingga pemakaman. Memasuki periode abad pertengahan, tepatnya pada masa perang, mulai muncul bentuk-bentuk puisi baru. Pada era ini juga muncul para penyanyi atau penyair keliling yang menyanyikan puisi tentang keindahan serta kekuasaan tuhan. Jadi, mereka membacakan puisi sambil bernyanyi dengan maksud menyebarkan pesan ketika melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Sejak saat itu, puisi berkembang. Tidak hanya untuk hiburan saja, namun puisi juga menjadi salah satu hal yang penting di bidang pendidikan. Semoga puisi terus dilestarikan di Indonesia dan akan selalu ada hingga anak cucu kita nanti. (RED_SNT)

Sumber: https://www.zenius.net