Jenis-jenis Novel berdasarkan Genrenya 


Hai, Sobat Pio! Dunia literasi semakin luas, banyak karya yang dibuat dengan versi cetak maupun secara elektronik. Salah satunya adalah buku bacaan seperti novel. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, novel adalah karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat pelaku.

Cerita dalam novel biasanya hanyalah sebuah karangan fiksi belaka. Sekarang ini novel banyak digemari oleh remaja, seperti novel-novel karya Tere Liye, Pidi Baiq, atau penulis lain yang tidak kalah terkenalnya. Para penulis tersebut berlomba untuk menciptakan karya tulisan yang dapat diterima dan dibaca oleh masyarakat. Banyak dari novel tersebut akhirnya menjadi sebuah film.

Alasan sebuah novel banyak peminatnya adalah karena jenis novel bisa disesuaikan dengan minat pembacanya. Ada golongan novel fiksi yang berisi tentang kejadian yang tidak pernah atau bahkan tidak mungkin terjadi karena cerita tersebut berasal dari imajinasi seorang penulis. Kemudian novel non-fiksi berisi tentang kejadian nyata, biasanya diambil dari pengalaman seseorang.

Oh iya, Sobat Pio, selain dari golongan novel fiksi dan non-fiksi, sebuah novel memiliki beberapa jenis lainnya sesuai dengan genre. Berikut beberapa jenis novel berdasarkan genrenya.

1. Novel Horor

Menceritakan kejadian yang menyeramkan dan berbau supranatural.

2. Novel Romantis

Genre ini berisi tentang sebuah kisah percintaan

3. Novel Komedi

Novel komedi bercerita tentang hal-hal yang dapat membuat pembaca tertawa karena kisah yang lucu.

4. Novel Misteri

Novel ini mengandung sebuah teka-teki yang membuat pembaca menduga-duga dan mencoba menebak apa arti dari teka-teki itu.

5. Novel Sejarah

Bercerita tentang sejarah yang ada baik berupa mitos maupun legenda.

Itu dia beberapa jenis novel sesuai genrenya, masih banyak genre lain yang dapat kita pelajari. Selain dari genrenya ada juga jenis novel berdasarkan tokoh dan isinya seperti novel teenlit, chicklit, dan lainnya.

Jadi, selain dapat membaca dan menikmati novelnya kita juga perlu mempelajari tentang genrenya. Sekian artikel hari ini semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel berikutnya. (RED_ALY)

Sumber : https://www.bola.com

Prosa dan sajak


Hai, Sobat Pio! Bangsa Indonesia kaya akan berbagai hasil karya, seperti puisi, prosa dan drama. Sebelum itu, Sobat Pio tahu tidak arti dari Sastra sendiri? Jadi Sastra merupakan alat untuk menyampaikan aturan, ajaran, nasehat, atau agama dengan menggunakan bahasa atau hal-hal yang indah dan baik.

Sebenarnya, Prosa itu apa sih Sobat Pio? Prosa adalah karya sastra yang berbentuk cerita yang disampaikan menggunakan narasi. Penulisan prosa menggabungkan bentuk monolog dan dialog. Pengarang cerita memasukkan pemikiran-pemikirannya ke dalam pikiran tokoh. Penyampaian gagasan dilakukan selama para tokoh melakukan dialog. Kata prosa diambil dari bahasa inggris, prose (Middle English < Middle French < Latin Prōsa (ōrātiō) literally, traightforward (speech)). Prosa sering diistilahkan dengan fiksi, teks naratif atau wacana naratif. Prosa yang sejajan dengan fiksi dapat diartikan : karya naratif yang menceritakan sesuatu dan bersifat rekaan, tidak sungguh-sungguh terjadi di dunia nyata. Unsur Intrinsik prosa adalah tema, plot, amanat, latar (Latar tempat, Latar waktu, Latar Sosial), penokohan, sudut pandang, nada, suasana dan gaya bahasa. Sedangkan unsur Ekstrinsik prosa asdalah nilai-nilai yang diyakini pengarangnya yang turut mepengaruhi terciptanya suatu prosa. Prosa dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :

  1. Prosa Lama
    Umumnya tidak diketahui siapa nama pengarangnya, prosa lama merupakan warisan leluhur yang dituturkan dari generasi ke generasi. Yang termasuk dalam jenis prosa lama adalah dongeng, cerita rakyat, kisah, riwayat dan hikayat.
  2. Prosa Baru
    Umumnya prosa baru diketahui pasti siapa nama pengarangnya. Yang termasuk dalam jenis prosa baru adalah novel, roman, biografi dan cerpen.

Sekarang giliran kita membahas tentang Sajak nih Sobat Pio. Menurut KBBI arti dari sajak itu sendiri adalah suatu karya sastra yang dalam penyajiannya berbentuk baris-baris yang terikat dan teratur. Tidak terikat pada jumlah baris, perkataan sebaris, rangkap, dan rima. Sifat bebas yang dimiliki Sajak ini memiliki maksud tersendiri yaitu, suatu keupayaan dan kesediaan sajak dalam menerima bentuk bentuk yang terdapat pada puisi tradisional maupun kemunculan bentuk-bentuk baru yang dihasilkan berdasarkan kreativitas penyair.

Nah, Sobat Pio perlu tahu juga. Perbedaan apa sih yang ada pada prosa dan sajak? Secara umum, perbedaan puisi dan prosa bisa dilihat dari pengertian, bentuknya sebagai karya seni, kesan, dan sifatnya. Sajak adalah puisi tetapi puisi belum tentu dia itu sajak, boleh kita menyimpulkan demikian. Sedangkan Prosa pada dasarnya menyodorkan suatu cara pengungkapan yang explisit, mengurai atau menjelaskan segala sesuatunya. Setelah Sobat Pio membaca uraian tentang prosa dan sajak di atas, apakah masih bingung tentang definisi dari keduanya? Diharapkan Sobat Pio semuanya memahami apa isi dari artikel yang telah dibuat. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa. (RED_AYD)

Sumber : https://www.slideshare.net

Tarian Sakral Dari Bali


Hai, Sobat Pio! Tahukah kalian tarian sakral yang berasal dari Bali? Yap, Tari Baris Cina. Tari baris Cina merupakan salah satu warisan budaya sakral yang berasal dari Bali. Tari ini merupakan bukti nyata bagaimana budaya-budaya di Bali hidup saling berdampingan satu sama lain dengan harmonis. Sesuai dengan namanya, tari baris Cina merupakan warisan yang lahir dari akulturasi budaya antara penduduk lokal Bali dengan penduduk Tionghoa. Gerakan tari baris Cina mengedepankan kedua budaya yang dipadukan dengan harmonis.

Tari baris Cina termasuk ke dalam golongan tari wali (tari sakral) yang dipentaskan sebagai sarana upacara Dewa Yadnya.Tari ini juga berkaitan dengan ritual para pepatih dan sadeg yang ngayah (melakukan persembahan dengan tulus) dengan matetuekan (menusukkan keris ke tubuhnya dalam keadaan kerasukan). Orang-orang yang menjadi pepatih dan sadeg itu tidak dipilih atau ditunjuk oleh warna, melainkan dipilih oleh bhatara sungsungan sebagai anugerah dari Ida Ratu Tuan.

Tari baris Cina biasanya dipentaskan di hari piodalan atau hari penyimpanan, yang biasanya berlangsung pada hari ketiga. Selain itu, tari baris Cina pun turut dipentaskan pada upacara Bhuta Yadnya yang ditampilkan di pura-pura atau pempatan Desa. Tari baris Cina juga diyakini memiliki kekuatan magis yang dapat melindungi warga sekitar dan mengabulkan semua permohonan mereka, asal mereka benar-benar yakin dan tulus.

Berikut merupakan rangkaian upacara dan seni pertunjukan tari baris Cina.

  1. Upacara Pemedek

Seni pertunjukan tari baris Cina diawali dengan upacara pemedek. Upacara ini diikuti oleh seluruh masyarakat, mulai dari penyungsung, penari, penabuh, sadeg, pepatih, dan lain-lain.

Tujuan upacara ini adalah untuk mempermaklumkan kepada Ida Ratu Tuan bahwa mereka akan mementaskan tari baris Cina.

  1. Banten panyembleh

Sesajen dipersembahkan, maka pertunjukan diawali dengan penampilan pasukan baris Cina, yakni baris salem (baris hitam). Setelahnya, penari baris salem akan duduk di depan gamelan, dan penari baris kedua, yakni baris putih akan melanjutkan pertunjukan.

  1. Upacara Nuwur

Rangkaian pertunjukan berikutnya dari tari baris Cina adalah upacara nuwur. Pada upacara ini, terjadi dialog melalui sadeg yang kerasukan. Saat inilah, sadeg tersebut akan berkata-kata dalam logat bahasa Cina. Ini merupakan tanda bahwa Ida Ratu Tuan telah masuk ke raga tersebut.

  1. Upacara Penyimpehan

Penutup dari acara tersebut adalah upacara penyimpehan. Upacara ini berisi persembahan sesajen dan tabuhan arak berem dengan tujuan untuk memohon agar Ida Ratu Tuan kembali bersemayam di pelinggih

Nah Sobat Pio itulah dia beberapa hal seputar tari baris Cina. Tari baris Cina adalah salah satu warisan budaya yang masih terus dipertahankan hingga saat ini. Baiklah, sekian artikel kali ini, sampai jumpa di edisi selanjutnya. (RED_RMA)

Sumber : https://www.detik.com

Reog Ponorogo


 

Hai, Sobat Pio! Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan kesenian tradisional Reog Ponorogo. Sesuai namanya, Reog Ponorogo merupakan kebudayaan asal Ponorogo, Jawa Timur. Tak heran jika Ponorogo dikenal dengan julukan Kota Reog. Reog Ponorogo adalah seni tradisional yang dikenal masyarakat Ponorogo sebagai Barongan. Tarian ini menampilkan sosok topeng macan berhias bulu merak berukuran sangat besar. Topeng tersebut dikenakan penari dengan gerakan meliuk-liuk.
Taukah Sobat Pio, seni pertunjukan Reog Ponorogo adalah salah satu tradisi masyarakat Ponorogo yang masih hidup hingga saat ini. Pertunjukan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi masyarakat Ponorogo. Pertunjukan Reog Ponorogo sering ditampilkan di berbagai acara, seperti pernikahan, perayaan hari jadi, hingga festival kesenian.
Seni Reog Ponorogo terdiri dari dua sampai tiga tarian pembukaan. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh enam hingga delapan pria gagah berani dengan pakaian serba hitam dan muka dipoles warna merah. Para penari ini menggambarkan sosok singa yang pemberani, Berikutnya, tarian yang dibawakan oleh enam sampai delapan gadis yang menaiki kuda. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang atau jathilan. Tarian pembukaan lainnya, jika ada biasanya berupa tarian anak kecil yang membawakan adegan lucu, sering disebut Bujang Ganong atau Ganongan. Setelah tarian pembukaan selesai, baru ditampilkan adegan inti yang menampilkan Reog Ponorogo.
Nah, jadi ada beberapa tokoh dalam Reog Ponorogo ya Sobat Pio, yaitu:
1. Warok adalah seseorang yang betul-betul menguasai ilmu, baik lahir maupun batin.
2. Jathil adalah prajurit berkuda dan merupakan salah satu tokoh dalam Reog Ponorogo. Jathilan merupakan tarian yang menggambarkan ketangkasan prajurit berkuda yang sedang berlatih di atas kuda.
3. Bujang Ganong adalah salah satu tokoh energik, kocak, sekaligus mempunyai keahlian seni bela diri. Sehingga di tiap penampilannya senantiasa diperagakan dua orang. Pertunjukan ini pada umumnya selalu ditunggu-tunggu penonton, khususnya anak-anak.
4. Klono Sewandono disebut juga Raja Klono adalah raja sakti mandraguna yang memiliki pusaka andalan, berupa cemeti yang sangat ampuh, dinamakan Pecut Samandiman.
Apakah Sobat Pio sudah pernah lihat pertunjukan Reog Ponorogo secara langsung atau belum pernah sama sekali nih? Sekian artikel hari ini semoga bermanfaat dan sampai bertemu di edisi selanjutnya. (RED_ANY)

sumber : https://www.kompas.com

SYAIR


Hai, Sobat Pio! Apakah masih ada yang asing dengan kata syair? Kebetulan nih, buat yang masih asing kita pelajari bersama yuk! Syair dapat digunakan sebagai media untuk mencurahkan isi hati mengenai suatu kejadian, perasaan, maupun seseorang. Isi syair dapat berupa kisah romantis, peristiwa sejarah, dan ajaran agama. Syair juga berupa nasihat dan petuah yang akan memberikan kesan mendalam dan dihayati sebagai suatu kebenaran dalam hati pendengarya.

Setelah tahu tentang pengertian syair, sekarang aku mau beri Sobat Pio contoh syair, sebagai berikut:

“Hidupmu kini di masa remaja,

bagaikan permata tidak di jaja,

jangan jatuh ke tangan durja,

nanti menyesal tidak sengaja.”

Apakah Sobat Pio sudah pernah mendengar syair tersebut atau belum pernah sama sekali? Baiklah, jadi syair di atas berisi nasihat untuk para remaja ya Sobat Pio. Sebagai remaja, kita wajib menjaga diri dan menyanyangi diri kita sendiri. Karena masa remaja itu masa yang paling indah dan berharga.

Di masa remaja ini, kita bagaikan permata yang berkilau. Remaja akan melalui masa krisis dimana remaja berusaha mencari identitas dirinya. Pada saat inilah para remaja menyiapkan semua kemampuannya untuk menjalani hidup di masa dewasanya nanti, yang mungkin akan mengalami banyak masalah-masalah baru. Maka dari itu, gunakan waktu sebaik mungkin di masa remajamu.

Menjaga pergaulan juga penting dimasa remaja itu juga penting lho Sobat Pio, agar kita menjadi remaja yang positif dan tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang berdampak negatif dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dan jangan sampai kita menyesal dengan apa yang sudah terjadi.

Oh ya Sobat Pio, seperti contoh syair yang aku beri contoh tadi, syair itu tidak hanya karena rangkaian katanya yang indah saja, tapi juga pesan moralnya yang dapat kita ambil. Jadi, kalian bisa belajar dari syair yang indah tersebut. Sekian artikel hari ini semoga bermanfaat dan sampai bertemu di edisi selanjutnya. (RED_ANY)

sumber: https://www.gurusiana.id

Menjelang Magrib


Hai, Sobat Pio! Apakah kalian sudah pernah menonton film Menjelang Magrib? Menjelang Magrib merupakan film horor Indonesia tahun 2022 produksi Helroad Film dan Silent D Pictures yang disutradarai oleh Helfi Kardit. Film ini dibintangi oleh Annette Edoarda, Novia Bachmid, Jeffry Reksa, dan Fajar Kurniawan. Film yang menjadi debut akting Novia Bachmid ini telah sukses masuk dalam kompetisi Molins Film Festival di Barcelona, Spanyol. Sedangkan Molins Film Festival sendiri merupakan festival film bergenre horor yang mempertemukan para sineas horor di dunia. Tahun ini, Molins Film Festival telah digelar pada 4-14 November 2022 lalu.

Film Menjelang Magrib merupakan film yang membahas seputar hal mistis dan takhayul yang beredar di masyarakat. Disebutkan bahwa film ini terinspirasi dari kisah nyata. Beberapa budaya di Indonesia masih meyakini bahwa waktu menuju magrib sering dikaitkan dengan takhayul dan peristiwa yang bersinggungan dengan hal mistis atau gaib. Banyak masyarakat yang percaya bahwa jika seseorang berlalu-lalang ketika menjelang magrib, maka ia akan dirasuki oleh makhluk halus, seperti yang tergambar dalam film ini.

Diceritakan tiga orang mahasiswa jurusan psikologi bernama Tayla, Erlan dan Ahmad melakukan riset untuk membuat sebuah tugas akhir berupa video dokumenter. Setelah melakukan perundingan, mereka sepakat akan meneliti Nina, seorang pasien gangguan jiwa yang dipasung dengan kayu di sebuah pondok di pedesaan kecil. Sebagai pasien gangguan jiwa, aktivitas Nina banyak dihabiskan hanya dengan bermain di sekitar rumah tempat dirinya bersama sang Nenek tinggal. Namun, Nina kerap melakukan tindakan-tindakan aneh di luar nalar, terutama saat menjelang magrib. Nina terpaksa harus dipasung karena takhayul dan kepercayaan desa setempat.

Mulanya Thalia tidak percaya tentang hal mistis. Namun setelah mengalami beberapa kejadian aneh, Thalia percaya bahwa hal yang menimpa Nina adalah hal mistis. Thalia mulai menghubungkan teori medis dengan hal mistis untuk mencari solusi dari hal yang dialami Nina. Teman-teman Thalia pun ikut membantu menganalisis dan mencari hal-hal yang dapat dijadikan sebagai petunjuk. Sosok Nina yang mereka pilih untuk diteliti, terus menunjukkan gelagat mistis yang aneh dan menyeramkan. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka, terutama dalam menyiapkan video dokumenter.

Nah, Sobat Pio, itu tadi sedikit cuplikan dari Film Menjelang Magrib. Buat Sobat Pio yang ingin menonton film ini, kalian bisa menontonnya langsung melalui beberapa aplikasi atau situs resmi yang tersedia. (RED_ASF)

 

Sumber: https://www.cnnindonesia.com 

Mengenal Sastrawan Indonesia Chairil Anwar


Hai, Sobat Pio! Chairil Anwar adalah salah satu penyair terkemuka Indonesia pada era kemerdekaan. Ia dilahirkan di Medan, Sumatra Utara pada 26 Juli 1922. Ia merupakan anak satu-satunya dari pasangan Toeloes dan Saleha, keduanya berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Ia juga masih memiliki pertalian keluarga dengan Soetan Sjahrir, Perdana Menteri pertama Indonesia. Chairil Anwar dikenal sebagai pribadi yang memiliki sifat keras kepala dan tidak ingin kehilangan apapun, hal itu merupakan sedikit cerminan dari kepribadian orang tuanya.

Pada usia 19 tahun, Chairil Anwar bersama ibunya pindah ke Batavia (sekarang Jakarta) di mana dia berkenalan dengan dunia sastra. Meskipun tidak dapat menyelesaikan sekolahnya, ia dapat menguasai berbagai bahasa asing seperti Inggris, Belanda, dan Jerman. Pada tahun 1942, nama Chairil Anwar mulai terkenal dalam dunia sastra setelah pemuatan puisinya yang berjudul Nisan. Ada begitu banyak puisinya yang ditolak penerbit lokal karena dianggap terlalu individualis dan tidak sesuai dengan semangat Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya.

Selama hidupnya, Chairil Anwar telah menulis 75 puisi, 7 prosa, dan 3 koleksi puisi. Ia juga menerjemahkan 10 puisi dan 4 prosa. Kemudian, sajak-sajak itu terkumpul menjadi beberapa buku, antara lain (1) Deru Campur Debu yang diterbitkan oleh Penerbit Pembangunan, Jakarta tahun 1949 (2) Kerikil Tajam dan Yang Terhempas dan Yang Putus diterbitkan oleh Pustaka Rakyat, Jakarta tahun 1946 dan (3) Aku Ini Binatang Jalang yang diterbitkan oleh PT Gramedia, Jakarta tahun 1986. Sifat yang bisa dicontoh dari Chairil Anwar adalah jangan pantang menyerah terhadap apa yang menjadi keinginan kita, bukan orang lain.

Namun, pada tanggal 28 April 1949 Chairil Anwar meninggal dunia dalam usia muda (27 tahun) karena sejumlah penyakit yang dideritanya. Ia dimakamkan sehari kemudian di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta. Umur Chairil Anwar memang tidak lama, namun keinginannya untuk hidup seribu tahun lagi akan terlaksana melalui karya-karyanya yang abadi sampai sekarang. Ia juga dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan 45 sekaligus puisi modern bersama Asrul Sani dan Rivai Apin. (RED_ASF)

Sumber: http://ensiklopedia.kemendikbud.go.id

Manfaat Mengenalkan Karya Sastra Kepada Anak


Hai, Sobat Pio! Sastra adalah hasil kegiatan kreatif manusia yang dituangkan ke dalam media bahasa, baik lisan maupun tulisan, bukan hanya karena bahasa yang indah, beralun-alun, penuh dengan irama dan perumpamaan, melainkan juga harus dilihat secara keseluruhan nilai-nilainya. Mulai dari nilai-nilai estetika, nilai-nilai moral, dan nilai-nilai konsepsi yang terdapat dalam karya sastra tersebut. Lalu, apa saja manfaat mengenalkan karya sastra kepada anak sejak dini?

1. Perkembangan Emosional

Anak-anak yang memahami cerita, baik diperoleh lewat pendengaran, misalnya diceritakan atau dibacakan, maupun lewat kegiatan membaca sendiri, anak akan memperoleh demonstrasi kehidupan sebagaimana yang diperagakan oleh para tokoh cerita.

2. Perkembangan Intelektual

Cerita menampilkan urutan kejadian yang mengandung logika pengurutan dan logika pengaluran. Hubungan yang dibangun dalam pengembangan alur pada umumnya berupa hubungan sebab akibat. Dalam hal itu secara tidak langsung anak-anak akan mempelajari hubungan yang terbangun dalam cerita tersebut.

3. Perkembangan Imajinasi

Dengan membaca karya sastra, imajinasi anak akan dibawa bertualang ke berbagai penjuru dunia melewati batas waktu dan tempat untuk mengikuti kisah cerita yang dapat menarik seluruh kesadaran diri anak tersebut.

4. Perkembangan Bahasa

Membaca karya sastra mampu melatih dan meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak. Mereka juga dapat turut serta dalam menghasilkan karya sastra baik berupa puisi atau cerpen-cerpen anak. Lewat kegiatan menulis ini, anak akan mampu menyalurkan imajinasi, ide, fantasi, dan hasil eksplorasinya ke dalam sebuah bentuk nyata yaitu tulisan.

5. Menanamkan Budaya Literasi

Bacaan-bacaan sastra untuk anak-anak menyajikan banyak hal yang menarik sehingga mendorong rasa penasaran anak dan membuat mereka ingin terus membacanya. Semakin sering anak membaca sastra semakin terbiasa pula ia dengan beragam tulisan dan nantinya kegiatan tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan berulang-ulang yang dilakukan oleh mereka.

Nah, Sobat Pio, itu tadi 5 manfaat mengenalkan karya sastra pada anak yang tentunya masih banyak manfaat lain lagi. Dan jangan lupa karya sastra yang dikenalkan kepada anak disesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman anak di usianya. (RED_ASF)

  1. Sumber : https://www.hipwee.com

QODRAT


Hai, Sobat Pio! Film Qodrat merupakan debut perdana Vino G. Bastian sebagai film horor pertamanya bersama sang istri, Marsha Timothy. Di film ini, Vino berperan sebagai Ustad Qodrat, pemilik ilmu rukiah dan kerap membantu warga yang kerasukan jin jahat. Rukiah sendiri merupakan ritual dalam islam untuk mengusir jin jahat, sihir, dan sebagainya dari dalam tubuh manusia. Metode penyembuhan ini bisa dilakukan secara mandiri dengan membaca ayat-ayat Al-Quran, namun dalam film Qodrat harus melalui bantuan seorang ustad lantaran jin yang bersarang sangatlah kuat.
Diceritakan, setelah gagal merukiyah anaknya sendiri yang bernama Alif Al-Fatanah yang dirasuki jin jahat bernama Assuala, Ustad Qodrat memutuskan untuk kembali ke pesantren di Desa Kober, tempat ia menuntut ilmu dahulu. Namun, situasi disana ternyata telah berubah. Tanah di Desa Kober sudah menjadi tandus dan mengalami gagal panen. Penduduk desa di sekitar Pesantren Kahuripan mengalami kegelapan dan gangguan. Mulai dari banyak anggota keluarga yang kerasukan, hingga pimpinan pesantren yang bernama Kyai Rochim sudah lama tidak sadarkan diri. Ustad Qodrat pun akhirnya harus berhadapan lagi dengan proses rukiah yang telah menjadi traumanya. Berbagai teror menghampiri ia dan Desa Kober, terutama dari amukan setan Assuala. Situasi di Desa Kober semakin tidak terkontrol, apalagi saat hampir semua warga desa kerasukan.
Film yang disutradarai oleh Charles Gozali ini harus melakukan riset panjang sebelum melakukan produksi. Para kru harus meminta bantuan dari beberapa ustad dan bimbingan para pemuka agama. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan makna film yang penuh dengan unsur keagamaan di dalamnya. Secara keseluruhan, film ini cukup menarik untuk memperkenalkan sosok Qodrat itu sendiri. Masih ada banyak ketidak jelasan plot yang menimbulkan beberapa pertanyaan dalam film. Karena itulah, timbul kesan tanggung dalam ceritanya. Namun, begitulah Qodrat yang tampaknya memang hanya menjadi cerita dasar dari petualangan Ustad Qodrat yang lebih besar nanti.
Nah, Sobat Pio, itu tadi sedikit cuplikan dari film Qodrat. Buat Sobat Pio yang ingin menonton film ini, kalian bisa menontonnya langsung di bioskop terdekat karena film ini masih ditayangkan. (RED_ASF)
Sumber: https://radarsemarang.jawapos.com

Jailangkung Sandekala


       Hai, Sobat Pio! Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan permainan Jailangkung. Jailangkung atau jelangkung adalah sebuah permainan tradisional nusantara yang bersifat ritual supranatural. Permainan ini umumnya dilakukan sebagai ritual untuk memanggil entitas supranatural. Media yang digunakan untuk menampung makhluk halus atau  supranatural yang dipanggil dalam permainan Jailangkung adalah sebuah gayung air yang umumnya terbuat dari tempurung kelapa yang didandani pakaian dan bergagang batang kayu.

         Biasanya permainan Jailangkung ini dilakukan oleh tiga orang, yaitu dua orang yang memegang boneka jelangkung, dan pawang yang membaca mantra. Permainan ini kebanyakan dilakukan di tempat yang diyakini angker dan biasanya diwaktu senja. Sandekala sendiri adalah sosok yang diyakini sebagai makhluk halus yang datang saat pergantian sore dan malam untuk mengganggu anak kecil yang masih bermain di luar rumah.

         Penulis film Kimo Stamboel dan Rinaldy Puspoyo kemudian membuat sebuah kisah yang terinspirasi dari permainan ini. Diceritakan, Adrian (Dwi Sasono) dan istrinya Sandra (Titi Kamal), beserta kedua anak mereka, yaitu Nicky (Syifa Hadju) dan Kinan (Muzakki Ramdhan), sedang berlibur ke luar kota. Ketika berada di sebuah danau yang menjadi destinasi wisata mereka, Kinan secara misterius menghilang tanpa jejak pada saat matahari terbenam. Keluarga kecil tersebut panik mencari-cari Kinan di daerah yang sangat asing untuk mereka. Mereka justru menemukan sebuah boneka jailangkung ditengah-tengah pencarian yang menegangkan.

         Film yang disutradarai langsung oleh Kimo Stamboel ini merupakan lanjutan kisah dari film sebelumnya, yaitu Jailangkung 1 (2017) dan Jailangkung 2 (2018). Pada hari keempat penayangan, film ini telah menjual lebih dari 450.000 tiket semenjak tayang perdananya pada tanggal 22 September 2022. Film ini juga berhasil meraih penghargaan sebagai film bioskop terbaik dalam Festival Film Wartawan Indonesia 2022.

         Nah Sobat Pio, itu tadi sedikit cuplikan dari film Jailangkung Sandekala. Buat Sobat Pio semua yang ingin menonton film ini, kalian bisa menontonnya langsung melalui beberapa aplikasi atau situs resmi yang tersedia. (RED_ASF)

Sumber: https://www.tribunnewswiki.com