KEGIATAN AKHIR SEMESTER


Hai, Sobat Pio! Setelah berakhirnya PAS atau penilaian akhir semester ganjil, SMKN 2 KEDIRI telah mengadakan Kegiatan Akhir Semester atau biasa kita sebut KAS. KAS ini merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk melepas kepenatan dan kejenuhan para siswa siswi setelah menghadapi penilaian akhir semester. Untuk tahun ini, KAS di SMKN 2 KEDIRI mengusung tema “CONTENT” yaitu Competition to Eksplore Talents with Enjoyment and Enthusiasm. Alasan dipilihnya tema tersebut yaitu karena  berkaitan dengan lomba yang ada dengan memberikan panggung untuk eksplorasi bakat dan juga terdapat lomba content pada kegiatan tahun ini.

   Kegiatan akhir semester ini berlangsung pada hari Senin, 18 Desember 2023 hingga puncak kegiatan pada hari Rabu, 20 Desember 2023. Rangkaian acara ini dimulai dengan apel pembukaan kegiatan akhir semester di lanjutkan dengan lomba-lomba. Kegiatan ini diisi dengan beberapa lomba, yaitu pertandingan voli, E-Sport, lomba pentigrafi, estafet, dan vidio content creative. Tidak hanya lomba saja tetapi dipuncak kegiatan juga ada hiburan dan penampilan dari ekstrakurikuler serta pembagian hadiah untuk pemenang lomba, pastinya KAS tahun ini sangatlah seru akan tetapi masih banyak para siswa siswi yang kurang ikut berpartisipasi dalam kegiatan. Penyelenggara kegiatan ini yaitu OSIS yang dibantu oleh MPK, dan perwakilan dari ekstrakurikuler.

   Panitia yang berperan dalam kegiatan ini melakukan persiapan selama kurang lebih dua Minggu agar saat ujian tidak menggangu waktu belajar. Dalam persiapan KAS memiliki kendala, akan tetapi panitia dapat menemukan solusi kendala tersebut dan kendala dapat diselesaikan. Menurut salah satu panitia, KAS pada tahun ini sudah terlaksanakan dengan baik dan cukup seru, para siswa siswi juga mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir dengan sportif. Kegiatan KAS pada tahun ini memiliki kesan yang sangat positif bagi para siswa. Semoga kegiatan akhir semester dapat dilaksanakan lagi untuk tahun yang akan datang dengan lebih seru dan menarik agar siswa siswi lebih aktif dan berpartisipasi menyalurkan bakat mereka. RED_(GST&FHA)

Narasumber : Anindya Hasya Dahlia (Ketua Panitia)

SMARTFREN GOES TO SCHOOL


Hai, Sobat Pio! Hari ini pada tanggal 19 Oktober 2023 SMKN 2 Kota Kediri kembali mengadakan kegiatan yang menyenangkan lagi. Kali ini SMKN 2 KEDIRI bekerja sama dengan pihak Smartfren mengadakan kegiatan Smartfren Goes to School . Kegiatan ini diadakan untuki  mengajak siswa siswi SMKN 2 KEDIRI supaya bisa lebih mengenal tentang cara menjadi content creator di zaman era digital yang sangat maju ini, dan memberikan edukasi kepada siswa siswi SMKN 2 KEDIRI bagaimana cara menjadi content creator yang baik dan menarik karena semua pekerjaan di zaman ini sudah mengandalkan teknologi digital.

  Kegiatan ini diselenggarakan oleh Smartfren sendiri, pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini pastinya siswa-siswi SMKN 2 KEDIRI, OSIS, dan dari distributor Smartfren. Untuk rangkaian kegiatan pada hari ini yaitu yang pertama ada game, seminar tentang content creator, pengundian kupon berhadiah  dan hiburan lainnya.  Pastinya disetiap kegiatan ada kendala yang dialami dan kendali tersebut sudah bisa diselesaikan, kegiatan ini juga sudah sering di selenggarakan di sekolah-sekolah maka dari itu dalam mempersiapkan kegiatan ini sangatlah singkat karena konsep yang digunakan sama dengan kegiatan yang sudah terlaksanakan di sekolah lainnya. Banyak sekali manfaat yang telah di dapatkan pada kegiatan ini yaitu pastinya kita semua jadi tahu bagaimana cara menjadi content creator yang bagus, kita jadi bisa memanfaatkan digital dengan baik saat menjadi content creator lalu di era tersebut bisa juga sebagai teknik marketing, politik, dan lain sebagainya.

  Kegiatan Smartfren Goes to School sangat mengedukasi karena dengan cara ini bisa mendorong teman-teman untuk mengenal dunia digital dengan baik sebagai content creator. Kegiatan ini sudah terlaksanakan dengan baik sesuai rancangan yang telah di tentukan dan siswa siswi SMKN 2 KEDIRI sangat antusias dalam memeriahkan kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini bisa terlaksana kembali pada tahun yang akan datang dan bisa lebih meriah lagi, lebih antusias lagi, dan yang ikut pada hari ini semoga di tahun yang akan datang sudah bisa menjadi content creator yang baik dan bagus. (RED_GST& FHA)

Narasumber: Kak Rizki

KEDIRI NITE CARNIVAL


Hai, Sobat Pio! Tahukah kalian apa itu Kediri Nite Carnival? Kediri Nite Carnival adalah acara tahunan dan yang dinantikan oleh masyarakat pada setiap Hari Jadi Kota Kediri. Kediri Nite Carnival dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023 dan dimulai pada pukul 17.00 WIB dan diberangkatkan pada pukul 19.00. Tema yang diusung pada Kediri Nite Carnival tahun ini adalah Bahagia Bersama. Acara ini diadakan dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Jadi Kota Kediri yang ke-1144. Tujuan diadakannya acara ini adalah sebagai ajang kreativitas melalui kostum yang dipakai dan dapat menghibur masyarakat. Susunan rangkaian acara Kediri Nite Carnival sendiri yang pertama pembukaan dilanjutkan dengan doa dan rombongan diawali dengan drumband SMAN 5 Taruna Brawijaya.

Dalam acara ini, Wali Kota Kediri yaitu bapak Abdullah Abu Bakar turut serta berjalan dengan para peserta Kediri Nite Carnival sekaligus menyapa para warga yang telah memadati jalan sepanjang rute Kediri Nite Carnival. Menariknya dalam Kediri Nite Carnival tahun ini, bapak walikota dikawal oleh Power Rangers dan Spiderman. Start dari acara ini berlokasi di Memorial Park Jl. PK Bangsa, sedangkan untuk finishnya berada di Balai Kota Kediri.

Kediri Nite Carnival tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya dikarenakan tahun ini peserta yang ikut lebih banyak dari pada sebelumnya. Yakni diikuti oleh 101 peserta dari dalam daerah, serta 14 peserta dari luar daerah yakni dari Kabupaten Malang, Solo Batik Carnival, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tuban, Kabupaten Kediri, Tulunganggung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun, Kota Batu, Sampang dan Pamekasan.

Sementara itu, PT. Gudang Garam Tbk juga ikut memeriahkan acara Kediri Nite Carnival. Tema yang dibawakan PT. Gudang Garam Tbk yaitu Romansa Rama dan Shinta. Rama merupakan mantra yang melambangkan keseimbangan dan harmoni sejati sedangkan Shinta adalah seorang putri yang ditakdirkan untuk Rama. Tentunya Sanggar Budaya Nusantara atau dikenal dengan SBN yang merupakan salah satu perwakilan SMKN 2 Kota Kediri juga ikut serta memeriahkan acara Kediri Nite Carnival. Tema yang dibawakan SMKN 2 Kota Kediri untuk acara ini adalah Kebahagiaan Bersama Parang Barong. SMKN 2 Kota Kediri ini juga membawakan sebuah tarian, yaitu tari Suko-Suko, serta kereta berbentuk garuda dibagian belakang. Tarian Suko-Suko ini memiliki arti kebebasan dan kegembiraan. Acara ini berlangsung lancar tanpa ada hambatan. Semoga acara ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. (RED_DEW & RED_NKE)

Narasumber: Bu Ambarwati S. Sn

            Alifa Sufiana Krisandy Putri

Sumber : https://www.detik.com

 School Contest XV


        Hai, Sobat Pio! Disini kalian sudah tau belum apa itu School Contest?  School Contest merupakan ajang kompetisi antar pelajar se Karesidenan Kediri yang rutin digelar setiap tahun oleh Jawa Pos Radar Kediri.  Ajang ini diselenggarakan untuk para pelajar SMP dan SMA sederajat. Tema yang diusung pada tahun ini adalah “Time Traveler“ atau dapat diartikan dengan perjalanan waktu. Para peserta dituntut untuk menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan potensi mereka melalui berbagai lomba yang digelar pada tahun ini. Pada kali ini banyak lomba-lomba yang akan diperlombakan di School Contest  contohnya yaitu, Mading Wars, School English Star, Photography Competition, Short Video Competition, Dance Competition, Band Competition dan SC CUP: Mobile Legends. School Contest menjadi salah satu kompetisi favorit yang banyak menarik minat pelajar. Pada School Contest tahun ini didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri, Yamaha, Kediri Town Square, Oppo, Rocket Chicken, Top Coffe, Cleo, Emina, Grab, Ruang Guru dan lain-lainnya. Ajang Perlombaan School Contest XV Final Party  digelar mulai tanggal 15 sampai dengan 17 September 2023 di Kediri Town Square.

        Acara School Contest XV tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu loh Sobat Pio!  karena sebelum ajang perlombaan School Contest XV Final party, acara ini melakukan Road to show atau disebut Road to School Contest, jadi Road to School Contest adalah kegiatan sosialisasi di empat sekolah, empat sekolah tersebut yaitu SMKN 2 KEDIRI, MAN 1 KEDIRI, SMAN 2 PARE, dan yang terakhir SMAN 2 NGANJUK. Setelah Road to Show ke sekolah-sekolah, School Contest XV dimulai pada tanggal 15 September. Pada hari pertama acara ini sangat meriah, kerena hari pertama adalah opening ceremony School Contest XV dilanjut dengan SC CUP: Mobile Legends tingkat SMP, School English Star, dan ditutup dengan Mading Wars sesi 1. Pada hari kedua tidak kalah meriah dibuka dengan perlombaan game Mobile Legend tingkat SMA, dilanjut dengan perlombaan Short Video Competition, setelah itu dilanjut dengan acara Mading Wars sesi 2, dan diakhiri dengan Dance Competition yang sangat meriah dan semangat membara peserta untuk menjadi pemenang. Pada hari terakhir 17 September yang sudah sangat ditunggu-tunggu peserta School Contest XV tahun ini, karena para juri akan menentukan pemenang dari setiap perlombaan. Jadi Sobat Pio, itulah kemeriahan School Contest XV pada tahun ini, Sampai jumpa di School Contest tahun berikutnya Sobat Pio!. (RED_MJF)

Narasumber: Dwi Auzail (Panitia School Contest XV)

Semarak Kediri Berbudaya


Hai, Sobat Pio! Dalam rangka perayaan HUT RI ke 78 di Kabupaten Kediri diadakan pagelaran seni kolaborasi seniman Kebupaten Kediri, Parade musik kebangsaan, dan Parade Jaranan. Tema dari acara ini yaitu Semarak Kediri Berbudaya.

Tujuan diadakannya acara ini untuk mengenalkan budaya-budaya di Kabupaten Kediri. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 26 Agustus 2023 sampai dengan Minggu, 27 Agustus 2023 di Simpang Lima Gumul Kediri. Penyelenggara acara ini adalah Bupati Kediri yaitu Bapak Hanindhito Himawan Pranowo. Susunan acaranya sendiri pada hari sabtu yaitu Tari Pembuka yaitu Tari Beksan Candra Kirana kemudian Tari Remo selanjutnya Jula Juli kemudian dilanjutkan dengan Ande Ande Lumut.

Tarian pembuka yang dibawakan dalam acara ini adalah Tari Beksan Candra Kirana, arti Beksan sendiri adalah bedoyo berarti tari untuk penyambutan atau pembukaan acara. Alasan memilih Tari ini sebagai tari pembuka karena sudah dianggap sebagai tarian pembukaan di Kediri dan tari ini juga pernah tampil di TMII.

Tari Beksan Candra Kirana sendiri baru disahkan pada Tahun 2022 dan bisa dibilang iconnya Kabupaten Kediri. Tari Beksan Candra Kirana menggambarkan seorang putri Kediri yang cantik, lemah lembut, beretika dan santun dari hati dan berkepribadian yang mempesona. Kecantikan Dewi Candra Kirana merupakan perwujudan dari karakter Putri Kediri.

Pastinya ada kendala saat membawakan Tarian ini, kendalanya yaitu harus pintar-pintar untuk menyerap materi,  dan menyamakan gerakannya dengan irama. Untuk mempersiapkan tarian ini para penari membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 bulanan untuk latihan.

Sedangkan susunan acara pada hari Minggu yaitu Keseniam Jaranan, dan barongan. Kesenian Jaranan ini merupakan kesenian yang sangat terkenal di Jawa Timur. Jaranan ini dimainkan dengan cara menaiki kuda tiruan yang terbuat dari anyaman bambu. Kesenian Jaranan ini masih tetap hidup dan dilestarikan di Kota Kediri hingga sekarang.

Selanjutnya ada Kesenian Barongan, kesenian ini menampilkan tokoh Singo Barong yang diiringi dengan instrumen gamelan. Ada syarat khusus untuk dapat berpartisipasi pada acara Semarak Kediri Berbudaya. Yang pertama pastinya kita harus dapat undangan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri dan tidak semua sanggar dapat tampil pada acara ini.

Nah Sobat Pio, itu tadi beberapa penjelasan mengenai acara Kediri Semarak Berbudaya. Semoga acara ini di tahun yang akan dapat terlaksana kembali karena acara ini sangat bermanfaat untuk melestarikan budaya di Kabupaten Kediri. (RED_DEW & RED_NKE)

Narasumber: Dian Ali Marsela (Penari)

Sumber: https://www.kedirikota.go.id/

Liburan ke Pantai Bayem, Seru Nggak Sih?


Hai Sobat Pio! Liburan kali ini pasti sangat membosankan, gimana kalau berkunjung ke pantai saja? Kita ada rekomendasi nih buat Kalian yang ingin liburan ke pantai, namanya Pantai Bayem. Pantai Bayem terletak di Desa Bayeman, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Wisata pantai ini buka mulai pukul tujuh pagi sampai sepuluh malam. Harga tiket masuknya juga sangat terjangkau lho, hanya Rp 8.000 per orang. Dengan harga tersebut, Kalian sudah dapat menikmati keindahan tiga pantai sekaligus, diantaranya Pantai Gemah, Pantai Bayem, dan Pantai Widodaren. Akses jalan menuju Pantai Bayem terbilang cukup mudah, karena jalannya sudah beraspal. Namun, Kalian harus tetap berhati-hati, karena jalannya cukup menanjak dan berkelok.

Di sana, Sobat Pio bisa menikmati beberapa fasilitas yang disuguhkan, mulai dari tempat-tempat kuliner, gazebo, ayunan, kamar mandi, musholla, dan lain-lain. Beberapa warga juga melayani jasa penyewaan, seperti motor trail, delman, dan ATV. Hamparan pantai yang luas dan pemandangan indah pantai yang dikelilingi pengunungan akan sangat memanjakan mata. Deretan pohon Cemara juga berdiri menghiasi pinggiran pantai, yang pasti membuat nyaman Sobat Pio ketika ingin berteduh dan melepas penat. Ombak di Pantai Bayem sangat tenang dan tidak terlalu besar, sehingga menjadikan pantai ini cocok untuk bermain air. Penduduk sekitar pantai sangat berperan aktif dalam menjaga kebersihan pantai. Mereka rutin melakukan kerja bakti setiap hari Minggu dan juga menyediakan banyak tempat sampah untuk menjaga pantai agar tetap bersih dan terawat.

Dengan adanya destinasi wisata pantai yang ada di Kecamatan Besuki, ekonomi warga sekitar banyak yang tercukupi. Banyak warga yang membuka warung makan dan toko oleh-oleh di sekitar pantai. Di sana juga ada banyak pedagang ikan asap berjualan hampir di sepanjang jalan pantai. Jadi, kalian tidak perlu bingung lagi mencari toko oleh-oleh, hanya tinggal pilih saja.

Pada hari libur atau weekend, pengunjung pantai sangat ramai. Mulai dari warga Tulungagung sampai yang dari luar kota. Karena masih di masa pandemi, pengunjung harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar tidak terjadi penyebaran virus. (RED_NN&NM)

Narasumber : Bapak Ilham
Sumber : http://bisnissurabaya.com/

Melestarikan Budaya Tenun Ikat


Hai, Sobat Pio! Kalian tau tidak apa itu tenun ikat? Tenun ikat adalah karya tenun Indonesia dari helaian benang pakan atau benang lungsin yang diikat dan dicelupkan ke dalam zat pewarna alami. Sayangnya, di Indonesia budaya ini mulai memudar dan hanya ada di kota-kota tertentu.Salah satu kota yang masih mempertahankannya adalah Kota Kediri. Namun, di Kota Kediri sendiri hanya terdapat di Bandar Kidul, seperti TIB KODOK NGOREK milik Bapak Solkhan. Usaha ini sudah didirikan sekitar tahun 1980-an oleh ayah dari Bapak Solkhan, akan tetapi baru mendapatkan perizinan resmi pada tahun 1991. Pada saat ini, TIB KODOK NGOREK sudah memasuki generasi kedua, yang diturunkan ke Bapak Solkhan beserta kakaknya.

Dibalik nama TIB KODOK NGOREK ini ternyata memiliki filosofi yang mendalam lho, Sobat Pio. “Kodok ngorek terkesan seperti orang yang bertasbih. Saat ada nikmat, yaitu berupa turun hujan. Kodok atau katak ini akan berbunyi, makannya kita ambil nama kodok ngorek. Kesannya seperti kita lebih banyak bersyukur,” ujar Bapak Solkhan. Walaupun usaha ini sudah berdiri sejak lama bukan berarti tidak pernah ada kendala. Kendala yang pernah dialami oleh Bapak Solkhan adalah permintaan yang banyak namun produksi belum bisa memenuhi permintaan. Dengan karyawan kurang lebih 30 orang yang memiliki keahlian berbeda-beda dalam proses percetakan tenun ikat. Hal ini membuatnya tidak bisa sembarang mempekerjakan orang yang tidak sesuai dengan keahliannya. Selain itu, di TIB KODOK NGOREK pekerja tersebut bersifat sementara bukan pekerja tetap.

Dalam membuat tenun ikat ini dibutuhkan keahlian khusus yang harus dimiliki dan harus sabar karena tenun ikat memiliki proses yang tidak mudah serta panjang untuk membuatnya. Motif tenun ikat yang paling banyak diminati adalah motif Ceplok-ceplok, Kawung, dan Tirto. Walikota juga pernah mengunjungi untuk melihat karya dari usaha-usaha kerajinan tenun ikat di Bandar Kidul, termasuk TIB KODOK NGOREK itu sendiri.

Jadi Sobat Pio, kita sebagai generasi penerus bangsa mari kita menghormati dan melestarikan budaya tenun ikat ini yang sudah menjadi turun temurun dari nenek moyang yang telah dijaga sampai sekarang agar tidak punah. (RED_NAF)

Narasumber : Bapak Solkhan

Safari Jurnalistik Ramadhan 1436 H bersama Radar Kediri



Hai sobat pio, hari libur seperti ini akan lebih berguna jika kita melakukan hal yang positif. Seperti yang dilakukan anggota Kiloe Journalist yang mengisi hari libur dengan mengikuti acara Safari Jurnalistik Ramadhan. Acara ini diadakan di SMKN 2 Kediri pada hari Rabu tanggal 02 Juli 2015.
Safari Jurnalistik Ramadhan ini baru pertama kali diadakan di SMKN 2 Kediri. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 ini bekerja sama dengan Radar Kediri yang disambut antusias oleh anggota Kiloe Journalist SMKN 2 Kediri yang berjumlah ± 45 anak.
Kegiatan yang dipandu pihak Radar Kediri ini menyajikan ilmu kejurnalistikan terutama dalam hal pembuatan berita. Kegiatan ini jauh dari anggapan membosankan karena dalam penyampaian materi juga disuguhkan kuis berhadiah disela-sela materi.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam ini juga diadakan lomba mencari 5W + 1H dalam sebuah artikel. Hal ini membuat peserta menjadi lebih bersemangat, karena juga diberikan reward untuk para pemenangnya diakhir acara.
Jadi, untuk para sobat yang lagi libur jangan sia-siakan waktumu. Karena waktu tidak diulang lagi. Sekian sobat pio, semoga bermanfaat.

UPW in Car Free Day


Car Free Day atau biasa disebut CFD. Car Free Day adalah hari dimana bebas dari kendaraan bermotor. Di Kediri juga telah diterapkan CFD setiap hari minggu Di Jln. Dhoho. Tidak hanya kendaraan bermotor yang tidak boleh lewat, tetapi banyak juga yang membuka lapak jajanan, makanan dan juga separti pecinta hewan, dance, beat box, senam dll.
Ada salah satu lapak yang menjual jajanan, dan ternyata lapak tersebut adalah milik murid-murid dari SMKN 2 Kediri. Mereka dari kelas 11 jurusan Usaha Perjalanan Wisata 2 (UPW 2). Mereka sudah membuka lapak sejak 1 Maret. Sebenarnya Mereka Melakukan ini hanya karena iseng saja dan akhirnya keterusan. Mereka menggunakan sistem investasi, mereka yang menginvestasikan uang akan mendapat kelipatannya. Kelas XI UPW 2 sangat kompak karena hampir semua ikut berpartisispasi. “Dengan adanya panitia-panitia kecil, koordinasi antar anggotapun menjadi lebih mudah” kata salah seorang anggota. Inilah penampakan menunya.

Ada yang mau??? Besok minggu CFD an Yuukk!!!

Lomba Macapat Se-Jawa Timur


            Hai sobat pio… kali ini aula SMEKDA kedatangan tamu dari rombongan finalismacapat se-provinsi Jawa Timur. Finalis macapat berasal dari berbagai kota diantaranya Malang, Blitar, Mojokerto, dan pastinya dari Kota Kediri juga tidak mau kalah. “Even ini tidak selalu ada setiap tahunnya” tutur Adi Bondan selaku ketua panitia. Lomba ini di ikuti oleh 16 peserta mulai dari usia 16 – 30 tahun. Salah satunya adalah Sekar Miatami, finalis dari Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya ini mengikuti lomba tersebut sejak duduk di bangku sekolah dasar. “Ikut lomba ini karna hobbyku juga, orangtua mendukung penuh. Aku ingin anak-anak muda itu juga melestarikan tembang-tembang tersebut” ujar Sekar Miatami.

RP_RED