Fruit Sando


Hai, Sobat Pio! Kalian tau nggak sih apa itu Fruit Sando? Siapa sih yang nggak suka dengan buah-buahan yang menyegarkan dan kaya akan vitamin? kita memang dianjurkan untuk mengonsumsi buah untuk memenuhi gizi harian kita. Namun, ada kalanya kita bosan dan malas untuk mengonsumsi buah lagi.

Kalau kalian termasuk salah satunya, kalian bisa mengolah buah menjadi hidangan lezat, seperti Fruit Sando misalnya. Fruit Sando adalah camilan ikonik dari Jepang, yang merupakan roti lapis berisikan potongan buah segar dan whipped cream. Fruit Sando ini berbeda dari sandwich seperti biasanya, kalau sandwich biasanya berisi daging, berbagai jenis sayuran, keju, ditambah dengan saus tomat atau mayonaise, sedangkan fruit sando ini roti lapis berisikan potongan buah segar dan whipped cream. Rasanya tidak kalah enak pastinya. Sobat Pio, juga dapat membuat fruit sando sendiri di rumah ataupun untuk dijual dengan bahan-bahan yang diperlukan, yaitu, 8 lembar roti tawar tanpa pinggiran, 2 buah kiwi kecil kupas dan belah dua memanjang, 8 buah stroberi kecil atau sedang belah dua memanjang, 1 buah mangga potong menjadi 16, 235 ml krim kocok kental yang dingin, 1 1/2 sdm gula pasir, 1/4 sdt ekstrak vanila. Berikut cara membuatnya:

1. Pertama kocok krim, gula, dan vanila dalam mangkuk besar hingga hampir kaku.

2. Letakkan roti tawar di atas talenan dalam 2 baris. Oleskan seperdelapan krim kocok secara merata di setiap lembaran.

3. Tempatkan kiwi ditengah bagian bawah roti, stroberi di sudut bawah, dan mangga di bagian atas stroberi.

4. Tutupi setiap fruit sando dengan salah satu irisan roti paling atas dengan sisi krim menghadap ke bawah.

5. Bungkus fruit sando dengan hati-hati dan rapat menggunakan selembar plastik wrap, tekan dengan ringan dan merata. Dinginkan selama dua hingga delapan jam.

6. Buka bungkus fruit sando dan potong dari bagian luarnya dengan hati-hati menggunakan pisau tajam. Potong fruit sando menjadi dua secara diagonal. Sajikan

Nah Sobat Pio, seperti itulah cara membuat Fruit Sando. Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan sampai jumpa di edisi berikutnya. (RED_GDS)

Sumber: https://kampus-kampus

Dumpling


Hai, Sobat Pio! Kalian tau nggak sih Dumpling? Pastinya sudah tau dong, Dumpling merupakan salah satu jenis makanan kecil atau dimsum yang sudah sangat familiar di dunia. Dumpling berasal dari Tiongkok. Dumpling ditemukan semenjak 1700 tahun yang lalu dan menjadi makanan yang wajib ada ketika ada perayaan imlek karena bentuknya seperti kapal emas yang menyerupai mata uang zaman dahulu. Di Indonesia dumpling dikenal dengan pangsit, biasanya camilan satu ini bisa menjadi makanan dikala berkumpul bersama teman atau pun sendiri. Biasanya dumpling memiliki varian isi beraneka ragam seperti ikan, keju, daging ayam, dan lainnya. Umumnya, dumpling pun memiliki cita rasa yang gurih. Dumpling biasanya terdiri dari daging cincang ditambah dengan sayur-sayuran yang dibungkus dengan selembar kulit yang terbuat dari adonan tepung. Jenis dumpling pun bermacam-macam, misalnya Jao zi dumpling ini berisi daging cincang dan sayuran biasanya dimasak dengan cara direbus dan memiliki kulit yang tebal.

Bahan – bahan yang digunakan untuk membuat dumpling yaitu, 250 gram daging ayam fillet, daun bawang dirajang (sesuai selera), 1 sdm saus tiram, 1/4 sdt garam, 1 sdm minyak wijen. Dan bahan kulitnya yaitu, 250 gram tepung terigu protein rendah, 1/2 sdt garam, 50 cc air panas.

Cara membuat dumpling, yang pertama campur semua bahan kulit, aduk dan uleni. Diamkan selama 30 menit dengan ditutup kain atau plastik, selanjutnya bentuk adonan jadi bulatan – bulatan kecil lalu pipihkan. Campur daging ayam, daun bawang, saus tiram, garam, dan minyak wijen. Uleni bahan isian sampai tercampur rata. Ambil kulit pangsit, beri isian daging ayam secukupnya (pilih pinggirannya). Kukus dumpling, sajikan dengan taburan wijen (bila suka) dan bisa langsung dinikmati.

Cara membuat saus dumpling yaitu, tuang minyak panas ke dalam bubuk cabai dan bawang, kemudian campurkan semua bahan bumbu, masukkan ke dalam minyak cabai lalu aduk rata. Saus cocolan dimsum siap sajikan. Bisa juga ditambahkan potongan daun bawang atau lainnya untuk menambah rasa.

Nah Sobat Pio, itu tadi sedikit tentang dumpling. Sekian artikel kali ini, sampai jumpa di edisi selanjutnya dan selamat mencoba. (RED_GDS)

Sumber : https://cairofood.id

Risol Mayonaise


Hai, Sobat Pio! Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan makanan satu ini, yaitu Risol mayonaise. Risol mayonaise sedangramai diperbincangkan di media sosial pada beberapa hari belakangan ini, karena ada penjual Risol Margo di daerah Ciledug yang jadi buruan banyak orang. Salah satu varian yang banyak digemari adalah risol mayo. Biasanya, isi risol mayo campuran antara mayonaise dengan sosis atau daging asap. Namun, bisa juga menambahkan isian lain, seperti telur atau berbagai jenis sayuran.

Ternyata, satu risol sayur mengandung 192 kkal. Total kalori ini relatif besar untuk satu buah cemilan kecil, sebaiknya makan satu porsi saja agar tidak menambah asupan kalori dalam sehari. Berikut cara-cara membuat risol mayonaise:

1. Buat kulitnya terlebih dahulu dengan mencampurkan tepung terigu, susu cair, telur ayam, garam, dan kaldu bubuk. Aduk rata menggunakan balloon whisk hingga semua bahan tercampur merata dan tidak menyisakan gumpalan.

2. Masukkan margarin cair, kemudian aduk lagi hingga merata. Sesuaikan tekstur adonan dengan menambahkan susu cair secukupnya atau bisa juga ditambah air matang.

3. Setelah adonan siap, diamkan dulu beberapa saat agar adonan benar-benar menyatu, kurang lebih 10-15 menit.

4. Panaskan wajan datar anti lengket dengan api kecil, tuangkan 1 sendok sayur adonan kemudian lebarkan dengan cara memiringkan pan dengan gerakan memutar. Bisa juga dengan cara diratakan menggunakan sendok sayur dengan gerakan memutar.

5. Tunggu beberapa saat hingga kulit risoles matang. Tandanya yaitu bagian atas kulit mengering atau sudah tidak lengket ketika disentuh. Angkat, buat lagi kulit risoles hingga semua adonan habis.

6. Sekarang saatnya memberi isian, siapkan bahan isian berupa sosis cincang, potongan telur rebus, dan keju cheddar parut, kemudian tata di atas kulit risoles.

7. Gulungkan kulit risoles sesuai keinginan. Bisa digulungkan dengan bentuk bulat memajang atau bisa juga dibentuk segi tiga. Lakukan hingga semua kulit dan isian habis.

8. Celupkan risoles ke dalam kocokan telur, setelah itu gulingkan di atas tepung roti kasar hingga seluruh permukaannya terselimuti.

9. Sampai di sini risoles sudah siap di goreng, bisa juga disimpan dalam lemari es untuk digoreng kapan saja. Untuk menggorengnya, goreng risoles seperti biasa hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan lalu angkat

10. Sajikan risol mayonaise selagi hangat bersama dengan cabe rawit atau saus sambal.

Nah, jadi risol itu cemilan yang simpel banget cara pembuatannya dan pastinya banyak peminatnya, tidak heran kalau cemilan yang satu ini lagi viral banget. Itu tadi sedikit penjelasan tentang risol mayonaise dan cara-cara membuatnya, sekian artikel kali ini semoga bermanfaat sampai bertemu di edisi selanjutnya. (RED_INZ)

Sumber: http://m.liputan6.com

Sejarah Soto di Indonesia


Hai, Sobat Pio! Pasti kalian sudah tidak asing dengan kuliner satu ini. Soto merupakan makanan nusantara yang populer di Indonesia. Bahkan, dibeberapa daerah memiliki soto khas daerahnya masing-masing. Biar pun begitu, apakah soto benar kuliner asli nusantara? Dalam penelitian yang dilakukan oleh Intan Kusumardh dan Ary Budiyanto berjudul “Menyantap Soto Melacak Jao To Merekonstruksi (Ulang) Jejak Hibridisasi Budaya Kuliner Cina dan Jawa” menyebutkan soto adalah makanan berasal dari Cina.

Soto pertama kali dikenal di daerah pesisir pantai utara Jawa sekitar abad ke-19. Di Cina, dalam bahasa Hokkian soto dikenal dengan nama cau do, jao to, atau chau tu yang berarti “jeroan berempah”. Kalau di Indonesia, soto juga memiliki penyebutan lain, ada coto, sroto, sauto, tauto, dan masih banyak lagi.

Tahukah kalian bagaimana perkembangan soto di Indonesia? Pada awal perkembangannya, sejarah soto di Indonesia masih menggunakan resep Cina, yaitu menggunakan jeroan dan daging babi sebagai isiannya. Sementara itu masyarakat nusantara saat itu mulai memeluk Islam, isian daging babi pun diganti dengan daging ayam, kambing, sapi, atau kerbau, dan rempahnya disesuaikan dengan cita rasa lidah orang Indonesia.

Tidak seperti sekarang, soto dulu dijajakan dengan gerobak pikul dengan cara berkeliling ke kampung-kampung. Seiring berjalanya waktu, beragam soto muncul di beberapa daerah di Indonesia. Ada soto madura, soto lamongan, soto jepara, soto semarang, soto betawi, soto kudus, coto makassar, sroto sokaraja, dan masih banyak lagi.

Soto dikenal sebagai kuliner berkuah kental dan berempah yang mirip seperti sup. Namun, beberapa daerah berinovasi dan meracik sendiri kuah khasnya. Ada yang bening, ada yang kental tanpa santan, ada yang bersantan, dan ada yang menggunakan koya. Semakin ke sini soto juga dilengkapi dengan isian bihun, kubis, tomat, dan isian lainnya untuk menambah cita rasa seperti soto yang saat ini kita kenal. Kini, soto menjadi makanan asal negeri Tirai Bambu yang sudah melebur dengan kuliner khas nusantara dan populer hingga saat ini. Apalagi, keberadaan penjual soto yang sangat menjamur di Indonesia membuat soto bisa dinikmati semua kalangan masyarakat kita.

Nah, itu tadi sedikit penjelasan tentang sejarah makanan soto. Gimana nih kalian jadi taukan bagaimana sejarah makanan soto. Sekian artikel kali ini. Sampai jumpa di edisi selanjutnya ya. (RED_AAN)

Sumber : https://indotnesia.suara.com

Kopi Kenangan


Hai, Sobat Pio! Kopi kenangan adalah brand bisnis Food & Beverages atau F&B yang berfokus pada industri coffee-chain dengan konsep grab and go. Brand bisnis yang didirikan oleh Edward Tirtanata yang saat ini menjadi CEO bisnis tersebut, serta Cynthia Chaerunnisa dan James Prananto sebagai co-foundernya. Bisnis ini pertama kali menginjakkan langkah pertamanya pada tahun 2017. Menghadirkan produk kopi lokal dari Indonesia, merek bisnis ini mampu tumbuh dengan cepat karena konsisten melakukan penyajian produk high quality pada seluruh kedai yang tersebar di penjuru Indonesia. Kopi kenangan sendiri memanfaatkan produk biji kopi lokal dan ditanam langsung oleh petani dalam negeri, salah satunya adalah produk biji kopi yang didapatkan dari Banjarnegara, yang mana penjelasan singkat tentang bahan kopi yang digunakan dapat terlihat di varian menunya.

Trend kopi kekinian terus berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir di Indonesia. Hal ini juga ditandai dengan menjamurnya kedai kopi di berbagai tempat di Indonesia. Tidak hanya didominasi oleh kedai kopi asing seperti Starbucks, brand-brand kopi lokal pun mulai unjuk gigi di tengah trend ini, salah satunya adalah kopi kenangan. Merek kopi kenangan begitu populer di Indonesia beberapa waktu ini. Kedai kopi lokal ini sukses merebut lidah masyarakat Jakarta, khususnya kalangan milenial. Kedai kopi kenangan tumbuh cepat di sejumlah titik strategis ibu kota, terutama di sekitar area perkantoran dan mal.

Belum lama ini, kopi kenangan masuk ke dalam deretan daftar unicorn setelah mendapatkan pendanaan seri C tahap pertama sekitar Rp1,3 triliun. Unicorn sendiri merupakan sebutan pada dunia venture capital terhadap perusahaan startup yang berhasil meraih valuasi di atas 1 miliar USD. Itulah mengapa keberhasilan kopi kenangan dalam meraih status perusahaan startup unicorn tersebut patut diacungi jempol dan menjadi bukti bahwa bisnis F&B pun mampu meraih kesuksesan besar. Kini kopi kenangan telah beroperasi dengan melibatkan lebih dari 3.000 pekerja. Sepanjang 2020, Kopi kenangan tercatat telah melayani 30 juta cangkir kopi atau rata-rata terjual 2,5 juta cangkir kopi setiap  bulannya. Penjualan tersebut meningkat pesat dari bulan Oktober 2018 yang tercatat pernah menjual 175.000 cangkir kopi dalam sebulan, ataupun dari pertengahan tahun 2019 yang rata-rata menjual hampir 1 juta cangkir kopi per bulan.

Nah Sobat Pio, itu tadi sedikit penjelasan tentang kopi kenangan.  Apakah Sobat Pio tertarik untuk mencobanya? Sekian artikel kali ini sampai jumpa di edisi selanjutnya. (RED_ANS)

Sumber: https://blog.amartha.com

 

SENSASI CHICKEN KATSU YANG CHRUNCY DI LUAR DAN LEMBUT DI DALAM


Hai, Sobat Pio! Pernahkah kalian mencoba Chicken katsu? Makanan asal Jepang yang terasa crunchy di luar, namun lembut di dalam? Bagi kalian yang suka travelling, bahkan hingga taraf internasional, menyebabkan lidah kalian mudah beradaptasi dengan berbagai kuliner negara-negara asing. Tiap negara pasti memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri. Jepang juga memiliki ciri khas tersendiri dalam dunia kuliner. Sebut saja Katsu, hidangan ini amat populer di sana, berupa daging yang dibungkus tepung panir dan digoreng kering. Hingga kini, varian daging yang digunakan dalam katsu sangat beragam, tapi yang paling terkenal disana adalah tonkatsu yang berbahan dasar daging babi. Namun, di Indonesia sendiri, varian tonkatsu yang paling digemari adalah chicken katsu.

Chicken katsu adalah salah satu jenis hidangan Tonkatsu Jepang, berupa daging ayam yang dibumbui dan digoreng kering dengan balutan tepung roti. Chicken katsu dihidangkan dengan diiris memanjang, ditambahkan kubis dan dicocolkan ke saus teriyaki ataupun saus kental sejenis kecap inggris. Bahkan terkadang chicken katsu yang terasa crunchy, bisa dimakan dengan nasi putih, acar, dan sup miso. Hidangan chicken katsu ini dijamin benar-benar memikat hati seluruh orang, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Dengan kulit luarnya yang crunchy dan daging tebal dalamnya yang super lembut, membuat chicken katsu banyak penggemarnya, apalagi kalau dijadikan lauk makan nasi.

Chicken katsu memang tergolong jenis tonkatsu, yaitu hidangan daging berbalut tepung panir dari negara Jepang. Di Jepang, Tonkatsu telah ada sejak abad ke-19. Dengan varian paling umum adalah daging babi, baru setelah itu muncul varian lainnya, mulai dari daging ayam, daging cincang, dan daging sapi. Selain sebagai hidangan utama, tonkatsu sering dijadikan sebagai isian roti hingga dimakan dengan kari Jepang. Sedangkan di Indonesia sendiri, sudah muncul banyak sekali inovasi chicken katsu kekinian dan lebih ekonomis. Mulai dari katsu tempe, tonkatsu, menchi-katsu, gyu-katsu, katsu saus carbonara, katsu burger, hingga chicken katsu versi frozen food lhoh. Tentunya jadi lebih praktis dan tinggal digoreng kapanpun kalian mau.

Belakangan ini chicken katsu populer sebagai lauk dalam curry rice. Seporsi nasi hangat yang diberi topping sepotong chicken katsu dan disiram saus kari Jepang yang cokelat muda kental. Tak salah jika orang menganggap katsu adalah curry rice karena nasi kari Jepang ini populer di dunia.

Nah Sobat Pio, itu tadi sedikit penjelasan tentang chicken katsu ala Jepang yang terasa crunchy di luar, namun lembut di dalam. Sekian artikel kali ini dan sampai bertemu di edisi selanjutnya. (RED_SNH)

Sumber: https://kulinear.hops.id

Cita Rasa Menantea


Hai, Sobat Pio! Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan brand minuman satu ini, yaitu Menantea. Menantea adalah bisnis minuman teh kekinian yang dirintis oleh influencer Jerome Polin dan sang kakak yang bernama Jehian Panagian Sijabat. Turut meramaikan industri kuliner tanah air, Menantea yang merupakan brand teh buah modern di Indonesia kian digandrungi banyak masyarakat. Minuman teh satu ini tidak sekedar dapat melepas dahaga, namun dapat menjadi teman setia yang menemani kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Menantea ini adalah minuman teh yang bisa dinikmati oleh semua orang Indonesia dan dapat memberikan nutrisi dari buah asli yang baik untuk kesehatan. Dengan teknologi food and beverage serta sisi pemasaran yang kuat, Menantea berhasil menjadi salah satu brand teh yang menunjukkan pertumbuhan pesat. Telah terbukti kesuksesannya saat awal dibangunnya pada 10 April 2021 hingga saat ini telah membuka 112 toko di 55 kota seluruh Indonesia, hanya dalam kurun waktu tujuh bulan.

Menantea sendiri menawarkan konsep cita rasa teh buah modern yang disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia. Memiliki cita rasa yang tinggi, rasanya yang segar, asam, manis dan juga terdapat potongan buah segar di dalamnya seperti lemon, jeruk sunkist, apel, strawberry, dan leci. Saat ini, kedai teh milik Jerome Polin telah memiliki 24 varian minuman. Menu minuman teh Menantea terbagi menjadi beberapa kelompok menu berdasarkan jenis tehnya. Ada kelompok menu Pure Tea Series, Milk Tea, Fruit Tea Series, Signature Series dan Irrational Series. Terdapat menu best seller yang wajib dicoba antara lain Matemateaka, Mantappu Tea, dan Oolong Brulee.

Di Menantea, kalian dapat menambahkan topping untuk minumannya. Topping yang tersedia antara lain grass jelly, mango pudding, popping boba jelly, honey boba, cheese cloud dan menantea jelly. Tidak hanya menu teh, Menantea juga menyediakan camilan untuk teman minum teh yaitu Potata Fries dan Potato and Chicken Popcorn. Snack Potato & Chicken ini terdiri dari 4 varian saus, yaitu Honey Mustard, Spicy Huha, Say Cheese, dan Pidis Jiwi. Untuk harga menu minumannya berkisar antara 15 ribu hingga 28 ribu rupiah saja. Sedangkan, untuk harga camilannya berkisar 25 ribu rupiah.

Meski baru dibuka tahun lalu, Menantea sudah mampu meraih prestasi di kancah internasional. Bahkan, kesuksesan kedai tehnya bisa membuat kedai Menantea mendapatkan penghargaan sebagai franchise yang inovatif dari IFRA (International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference) 2021.

Nah, setelah membaca artikel di atas pasti Sobat Pio tertarik untuk mencoba cita rasa minuman dan camilan dari Menantea. Sobat Pio dapat mencoba minuman teh racikan Jerome Polin dengan datang langsung ke outlet atau pesan melalui aplikasi pesan makan. (RED_NAA)

Sumber : https://jadilaper.com

 

Corndog Mozarella


Hai, Sobat Pio! Pasti kalian tidak asing lagi dengan makanan hits yang satu ini, corndog. Corndog adalah sosis dan keju atau kombinasi keduanya yang ditusuk lalu dicelupkan dalam adonan tepung kental yang manis. Adonan mirip adonan pancake ini terbuat dari tepung beras dan air. Setelah dicelupkan ke dalam adonan tersebut, corndog bisa ditambahkan dengan berbagai toping, seperti remah roti panko, kentang goreng, dan mi ramen. Corndog lalu digoreng hingga cokelat keemasan. Setelah diangkat dan minyak ditiriskan, corndog ditaburi gula dan diberi saus tomat, mayo, dan mustard yang menghasilkan warna yang menggoda.

Saat dimakan, corndog akan memberikan perpaduan rasa gurih, pedas, dan manis sekaligus. Keju yang lumer juga memperkaya rasa. Ada beberapa tempat makan corndog di Jakarta. Variannya beragam dan rasanya nikmat. Berikut rekomendasi 4 tempat makan corndog yang patut untuk dicoba.

1. Samjin Amook

Corndog di tempat ini menggunakan adonan tepung dengan cita rasa ikan. Isiannya ada sosis atau keju mozarella. Lapisan luarnya ada yang menggunakan kentang, tepung roti, dan juga mie yang telah dihancurkan. Cita rasa dari corndog ini sangat nikmat dan gurih, apalagi jika ditambahkan saus.

2. Oppa Corndog

Corndog yang dijual di Oppa Corndog ini dijual mulai dari harga Rp. 13.000. Harga yang cukup murah ini pun bisa jadi referensi saat ngemil sore, walaupun harganya murah, namun cita rasanya enak lho Sobat Pio!

3. Chung Chun

Corndog di tempat ini memiliki beragam rasa, diantaranya original, jumbo, mozarella, cheddar, kentang, mie, volcano (rasa pedas), pizza, dan takoyaki. Dengan rasa yang beragam, pilihan untuk ngemil sore pun lebih banyak.

4. Corndog Mozayoo

Satu lagi tempat untuk cicip corndog yang sangat pas disantap saat sore hari sebagai camilan. Namun corndog satu ini tak bisa didatangi secara langsung dan harus melalui pemesanan online.

Nah, setelah membaca artikel di atas pasti Sobat Pio akan tertarik untuk mencoba kan? Pasti semua bakalan kepo banget sama cita rasanya. (RED_INZ)

Sumber : http://food.detik.com

Sate Kuliner yang Mendunia loh!


Hai, Sobat Pio! Siapa sih yang tidak mengenal kuliner khas Indonesia yang satu ini? Sate merupakan kuliner khas Indonesia yang sangat populer di Indonesia dan sudah diketahui oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Bahkan, sate khas Indonesia masuk ke dalam 50 makanan terlezat di dunia menurut survei World’s 50 Most Delicious Foods dan menempati urutan ke-14 lho. Di Indonesia, sate kebanyakan dijual oleh pedagang kaki lima. Sate dapat ditemukan dengan mudah di hampir semua daerah, mulai dari sate ayam, sate kambing, sate kelinci, dan daging lainnya.

Sate atau satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil, dan ditusuk dengan tusukan sate yang biasanya terbuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang batok. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (tergantung pada variasi resep sate). Sate pertama kali muncul pada abad ke-19. Awalnya, masyarakat Indonesia memasak sate dengan cara direbus, namun setelah kedatangan para pedagang muslim Tamil dan Gujarat ke Indonesia dan memperkenalkan kebab yang diolah dengan dibakar, sate mulai dimasak dengan cara dibakar. Selain itu, diperkirakan bahwa cara memasak sate yang ditusuk-tusuk pun juga terinspirasi dari kebab. Walaupun cara memasak ini terinspirasi dari para pedagang Timur Tengah, sate tetap merupakan kuliner khas Indonesia karena diciptakan dan dikembangkan oleh masyarakat Indonesia asli.

Semakin menipisnya batas antara negara satu dengan negara lainnya, semakin banyak turis dan penjelajah yang menyebarkan kebuadayaan Indonesia, termasuk kuliner-kuliner khas Indonesia. Sate kemudian menjadi populer di berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Eropa, sampai Afrika. Bahkan, masyarakat Malaysia dan Thailand sampai ingin menjadikan sate sebagai makanan khasnya, dan sempat memperebutkannya sebagai makanan tradisional khas negara mereka. Di Eropa, sate dibawa dan disebarkan oleh orang Belanda yang sempat menjajah Indonesia. Di Afrika, sate dikenal dengan nama lain yaitu ‘Sosatie’ dan disajikan dengan sayuran seperti paprika di antara tusukan daging, dan diperkirakan dibawa oleh para pendatang Hindia Belanda dan masyarakat Melayu.

Sate yang paling terkenal di Indonesia dan bayak digandrungi turis adalah sate madura. Bumbunya adalah campuran kacang yang ditumbuk halus dengan sedikit bawang merah. Dibakar dengan api dari batok kelapa yang sudah dihanguskan terlebih dahulu. Rasanya gurih pedas sedikit manis, bumbu kacangnya pun sungguh nikmat, akan tetapi makanan sate ini dipantangkan kepada mereka yang berkolesterol tinggi dan bagi yang mengidap asam urat akut. Nah Sobat Pio itu tadi sedikit penjelasan mengenai sate, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian. (RED_AMA)

 

Sumber : https://www.primarasa.co.id/

 

Nasi Goreng


Hai, Sobat Pio! Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan nasi goreng kan? Nasi goreng adalah makanan yang sangat sering dijumpai di pinggir jalan, warung, bahkan restoran. Lidah masyarakat Indonesia sudah sangat akrab dengan nasi goreng. Selain nikmat, harga nasi goreng tergolong ramah bagi kantong pelajar. Tidak hanya populer di Indonesia hidangan tersebut juga populer di berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Cina, dan Turki.

Nasi goreng yang sudah dianggap makanan khas Indonesia, ternyata berasal dari Tionghoa loh!. Nasi goreng sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, yakni sekitar tahun 4000 sebelum masehi. Awal mula, nasi goreng masuk ke Indonesia pada abad ke-10. Pada waktu itu nasi goreng dikenalkan oleh orang Tionghoa yang singgah di wilayah Kerajaan Sriwijaya. Karena mudah dalam memasaknya, serta menggunakan bumbu yang sederhana, nasi goreng akhirnya populer di kalangan masyarakat Indonesia. Sekarang bisa dibilang nasi goreng adalah makanan sejuta umat untuk seluruh kalangan, dari rakyat biasa hingga pejabat negara.

Pernyataan nasi goreng yang diperkenalkan oleh orang Tionghoa itu pernah dibantah oleh Hillary Keatinge dan Anneke Peters dalam buku The Flavour of Holland (1995). Dua penulis kuliner ini yakin, bahwa nasi goreng merupakan makanan khas Indonesia. “Nasi goreng, adalah makanan asli Indonesia yang merupakan olahan nasi sisa yang dimasak kembali untuk dihidangkan bersama irisan omelette (telur dadar) dan menjadi menu yang biasanya dinikmati di pagi hari ,” tulis Keatinge dan Peters. Mereka mengatakan, nasi goreng adalah makanan yang unik karena makanan ini cocok disantap kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam hari, bahkan lewat tengah malam, dalam keadaan hangat maupun dingin. Selain itu nasi goreng juga dapat disajikan dengan berbagai jenis bahan makanan tambahan lainnya.

Nasi goreng, sebagai budaya kuliner dari Cina yang akhirnya masuk ke Indonesia dan berbaur dengan budaya kuliner di Indonesia. Sehingga nasi goreng mengalami perkembangan dalam segi rasa, bumbu, dan isi. Sampai sekarang di Indonesia nasi goreng memiliki berbagai varian dan rasa yang bermacam-macam di setiap daerahnya. Nah, itu tadi adalah asal usul makanan nasi goreng yang jarang orang ketahui. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian ya Sobat Pio. (RED_AAN)

 

Sumber : https://arahkata.pikiran-rakyat.com