MAKNA BERSYUKUR DALAM KEHIDUPAN MODERN

MAKNA BERSYUKUR DALAM KEHIDUPAN MODERN

Hai, Sobat Pio! Dalam kehidupan modern yang serba cepat, rasa bersyukur sering kali terabaikan. Banyak individu lebih sibuk mengejar kesuksesan, jabatan, serta pengakuan sosial, sehingga lupa menghargai apa yang telah dimiliki. Segala sesuatu yang kurang terus dipikirkan, sementara nikmat yang hadir setiap hari tidak disadari keberadaannya. Makna syukur bukan hanya sebatas ucapan terima kasih sesaat, melainkan bentuk kesadaran mendalam bahwa kehidupan ini dipenuhi anugerah yang tak ternilai. Bersyukur berarti menyadari bahwa kesehatan, keluarga, sahabat, kemampuan untuk belajar dan bekerja, bahkan kesempatan untuk bangkit dari kegagalan merupakan karunia besar. Dengan menghayati rasa syukur, seseorang dapat menumbuhkan sikap menerima dan mengapresiasi perjalanan hidupnya tanpa terpaku pada kekurangan yang masih menjadi tujuan.
Perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru bagi sikap bersyukur. Mengenai kehidupan orang lain terpampang begitu mudah, sering kali kita memperlihatkan pencapaian dan kebahagiaan tanpa memperlihatkan proses perjuangan yang sebenarnya. Hal ini dapat mendorong seseorang untuk terus membandingkan diri dengan standar kesuksesan orang lain, tetapi pada akhirnya menimbulkan perasaan iri, dan rendah diri. Ketika fokus hidup tertuju pada apa yang belum kita miliki, maka rasa puas dan bahagia akan semakin jauh dari genggaman. Di Sinilah rasa syukur berperan penting sebagai penguat kesehatan mental dan emosional. Dengan bersyukur, seseorang belajar pada potensi dan pencapaiannya sendiri, serta mampu menikmati tahapan–tahapan kecil dalam perjalanan hidupnya. Rasa syukur membantu memperluas pemahaman bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu diukur oleh jumlah harta atau popularitas, melainkan sejauh mana seseorang mampu merasakan syukur dalam hidupnya.
Rasa bersyukur tidak cukup jika dihadirkan dalam bentuk perasaan, tetapi juga harus tercermin dalam tindakan nyata. Wujud syukur dapat diwujudkan melalui cara menggunakan nikmat yang dimiliki dengan sebaik–baiknya dan memberikan dampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain. Rasa syukur membantu membangun hubungan sosial yang harmonis serta memperkuat nilai kemanusiaan. Selain itu, bersyukur juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, karena kita harus menyadari bahwa setiap karunia datang dari-Nya dan harus dijaga, serta dipergunakan secara bijaksana. Pada akhirnya, menanamkan rasa syukur dalam kehidupan modern akan membawa manusia pada kedamaian, kebahagiaan, dan kualitas hidup lebih baik. Bersyukur menjadi penuntun agar tidak larut dalam tekanan zaman, melainkan tetap memiliki hati yang tenang, pikiran yang positif, dan jiwa yang penuh harapan.(RED_NBL)
Sumber : https://baznas.jogjakota.go.id